Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Sosial dan Psikologis yang Mempengaruhi Partisipasi Umat dalam Kegiatan Gerejawi: Studi pada Komunitas Basis di Paroki Mok, Flores Manfred Habur, Agustinus
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i12.7264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor sosial dan psikologis yang memengaruhi partisipasi umat dalam kegiatan gerejawi pada komunitas basis di Paroki Mok, Flores. Fenomena ketidakstabilan tingkat partisipasi umat—tinggi dalam misa hari raya namun rendah dalam kegiatan pembinaan iman rutin—menunjukkan adanya dinamika kompleks yang memerlukan kajian mendalam. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap struktur pastoral dan aktivitas umat. Informan terdiri atas pastor paroki, pengurus stasi, katekis, dan umat dengan variasi tingkat partisipasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, yang mengeksplorasi tema sosial seperti pendidikan, kondisi ekonomi, dan modal sosial, serta tema psikologis seperti motivasi religius, persepsi makna kegiatan, dan identitas religius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi umat merupakan hasil interaksi dinamis antara konteks sosial dan kondisi psikologis. Hambatan sosial seperti kesibukan ekonomi, jarak geografis, dan rendahnya literasi religius membatasi keikutsertaan umat, sementara motivasi intrinsik, persepsi relevansi kegiatan dengan kehidupan, dan rasa memiliki terhadap komunitas terbukti meningkatkan kualitas keterlibatan. Penelitian menegaskan bahwa peningkatan partisipasi tidak dapat dicapai hanya melalui penambahan kegiatan, tetapi melalui strategi pastoral kontekstual yang memperkuat jaringan sosial internal sekaligus menumbuhkan motivasi iman intrinsik. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi Gereja lokal dalam merancang program pembinaan iman yang lebih relevan, dialogis, dan berbasis pengalaman nyata umat.
Empowering Rural Faith Communities Through Contextual Catechesis Manfred Habur, Agustinus; Y. Luju, Marselina; Jebarus, Adrianus
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63768

Abstract

This study investigates the empowering role of contextual catechesis in strengthening rural faith communities, drawing on qualitative research conducted in Stasi Rondo Woing, Sita Parish, Diocese of Ruteng, Indonesia. Data obtained through interviews, observations, and documentation reveal significant challenges, including limited trained catechists, low parishioner participation, insufficient structural support, irregular catechetical practices, and geographic as well as infrastructural constraints. Despite these barriers, the findings highlight substantial opportunities such as strong communal values, openness to faith formation, the presence of committed local leaders, and available pastoral support from parish and diocesan structures. The analysis demonstrates that contextual catechesis—rooted in local culture, adapted to socio-economic realities, and implemented through participatory approaches like Christian Based Communities and family-based catechesis—can enhance engagement, deepen faith understanding, and foster sustainable community formation. The study concludes that contextualized pastoral strategies are essential for empowering rural Catholic communities and ensuring the long-term vitality of their faith life.