Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mengelola Konflik Antar-Generasi di Kota Bandar Lampung: Perspektif Manajemen Konflik Gunawan, Rafli Samdy; Rosalia, Feni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4139

Abstract

Kota Bandar Lampung sebagai wilayah perkotaan multietnis memiliki tingkat kerentanan terhadap konflik horizontal, khususnya yang dipicu oleh penyebaran ujaran kebencian berbasis etnis di media sosial. Dinamika keberagaman identitas, jika tidak dikelola secara tepat, berpotensi melemahkan kohesi sosial dan stabilitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan karakteristik ujaran kebencian etnis, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong kemunculannya, serta menelaah implikasinya terhadap hubungan sosial antarkelompok. Selain itu, studi ini merumuskan strategi manajemen konflik yang relevan dan kontekstual bagi wilayah perkotaan multietnis. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan analisis konten dan triangulasi sumber data yang berasal dari jurnal ilmiah, regulasi pemerintah, laporan media massa, serta data statistik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan ujaran kebencian etnis berkorelasi dengan rendahnya literasi digital masyarakat, menguatnya polarisasi identitas, serta minimnya ruang dialog dan forum mediasi antaretnis. Pendekatan hukum yang bersifat represif dinilai belum efektif apabila tidak disertai dengan tata kelola kolaboratif yang melibatkan pemerintah, masyarakat sipil, dan tokoh adat. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi berbasis komunitas, penguatan literasi digital, serta internalisasi nilai budaya lokal Lampung memiliki peran penting dalam mitigasi konflik. Studi ini menawarkan model manajemen konflik berbasis lokal yang mengintegrasikan mekanisme deteksi dini, pencegahan, dan rekonsiliasi budaya. Temuan penelitian mendukung penguatan kebijakan pencegahan konflik melalui pendekatan edukatif dan multi-aktor guna menjaga kohesi sosial di Kota Bandar Lampung.