Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kesadaran Mahasiswa Ilmu Komputer terhadap Jejak Karbon Model AI Berbasis Transformer Silaban, Blessly Victory Deo; Ginting, Fernando Valens Junior; Saragih, Erikson
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4273

Abstract

Perkembangan pesat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), khususnya model berbasis Transformer, telah membawa perubahan signifikan dalam aktivitas akademik dan pengembangan teknologi. Di balik manfaat tersebut, proses pelatihan dan inferensi model AI skala besar membutuhkan konsumsi energi yang tinggi dan menghasilkan emisi karbon yang berdampak pada lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kesadaran mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara terhadap jejak karbon model AI berbasis Transformer serta menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan AI dan kesadaran dampak lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 193 mahasiswa aktif angkatan 2023, 2024, dan 2025 yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis, korelasi Spearman, dan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran mahasiswa terhadap dampak lingkungan AI berada pada kategori moderat dengan rata-rata 68,8% dari skor maksimum. Terdapat perbedaan kesadaran yang signifikan antar angkatan (H = 134,892; p < 0,001), di mana mahasiswa tingkat akhir memiliki tingkat kesadaran lebih tinggi. Selain itu, ditemukan korelasi positif yang sangat kuat antara intensitas penggunaan AI dan kesadaran dampak lingkungan (ρ = 0,938; p < 0,001). Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi konsep Green AI dan keberlanjutan lingkungan dalam kurikulum Ilmu Komputer sejak tahap awal pendidikan.