Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Krisis Nilai dalam Naturalisme: Analisis Negativisme dalam Pendidikan Modern Maulana, Akram Caesar; Ismail, Ismail
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara naturalisme sebagai aliran filsafat pendidikan dengan krisis nilai serta munculnya fenomena negativisme dalam konteks pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan mensintesis temuan teoretis dan empiris dari literatur relevan yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2025. Fokus kajian diarahkan pada fenomena degradasi nilai moral, meningkatnya individualisme, serta melemahnya proses internalisasi nilai dalam lingkungan pendidikan yang semakin terdigitalisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa naturalisme menawarkan landasan filosofis yang menekankan perkembangan peserta didik secara alami melalui pengalaman langsung, interaksi dengan lingkungan sosial dan alam, serta pemberian kebebasan belajar yang selaras dengan kebutuhan dan potensi individu. Namun demikian, implementasi prinsip-prinsip naturalisme dalam sistem pendidikan kontemporer menghadapi berbagai tantangan struktural, seperti dominasi orientasi capaian akademik, pendekatan teknokratis dalam pembelajaran, serta keterbatasan ruang pengalaman bermakna yang mendukung pembentukan nilai. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap munculnya fenomena negativisme sebagai respons psikologis dan pedagogis, yang ditandai oleh sikap apatis, resistensi terhadap nilai, dan melemahnya makna belajar. Fenomena ini semakin diperparah oleh percepatan digitalisasi pendidikan yang tidak diimbangi dengan kesiapan pedagogis dan kerangka nilai yang memadai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reaktualisasi prinsip naturalisme dalam kurikulum dan praktik pembelajaran modern berpotensi menjadi strategi alternatif untuk merespons krisis nilai dan mereduksi negativisme, dengan mengembalikan pendidikan pada esensi pembentukan manusia secara utuh, mencakup dimensi moral, sosial, dan ekologis.
GEMABAKTI II: Edukasi Ekoliterasi melalui Pembuatan Produk Ecobrick di UPT SPF SMP Negeri 28 Makassar, Pulau Barrang Lompo Syamsul; Syahriani; Maulana, Akram Caesar; Mufliha, Nur; Ramadhani, Sri Riska
KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): JULY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/khidmah.v6i2.68229

Abstract

Plastic waste problems in island communities require not only technical handling but also educational intervention. GEMABAKTI II aimed to provide ecoliteracy education through waste sorting and hands-on ecobrick production. The activity was conducted on 17 July 2023 at UPT SPF SMP Negeri 28 Makassar, Barrang Lompo Island, involving 190 students from grades VII–IX. The program comprised preliminary coordination, education on plastic-waste impacts, waste sorting, demonstration and product-making practice, and process evaluation based on participant engagement and product completion. All groups completed the sorting and plastic-compaction stages and produced three product types: a waste bin made from used bottles, an ecobrick bench, and an ecobrick table. The activity offered contextual learning that connected knowledge of plastic waste with simple waste-management action. As no pretest–posttest or standardized ecoliteracy instrument was administered, the findings represent process and product achievements rather than quantitative evidence of increased ecoliteracy. Program sustainability requires teacher mentoring, routine waste sorting, and measurable evaluation in subsequent activities.