Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kualitas Layanan Operasional Jasa Ekspedisi J&T Express Berdasarkan Ulasan Pengguna Aplikasi Adnyana, Ni Wayan Christy Rilliane Nucivera; Purba, Willy Fratama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4477

Abstract

Pertumbuhan pesat e-commerce di Indonesia menuntut penyedia jasa logistik untuk beradaptasi melalui integrasi sistem informasi dan layanan operasional berbasis digital. J&T Express sebagai pemimpin pasar logistik di Asia Tenggara telah menerapkan strategi ekspansi infrastruktur dan teknologi aplikasi mobile, namun realita operasional di lapangan masih menunjukkan adanya kesenjangan kualitas layanan. Penelitian ini menganalisis kualitas layanan operasional J&T Express berdasarkan ulasan pengguna aplikasi mobile sebagai sumber Voice of Customer. Menggunakan metode content analysis deskriptif, penelitian ini menganalisis ulasan pengguna pada aplikasi "J&T Express Indonesia" di Google Play Store. Teknik pengumpulan data menggunakan purposive sampling terhadap 100 ulasan negatif (bintang 1 dan 2) pada periode Januari hingga November 2025. Hasil analisis konten menunjukkan bahwa keluhan operasional terdistribusi ke dalam empat kategori utama: Reliability (paket stagnan di titik transit dan keterlambatan last-mile delivery) sebanyak 46,61%, diikuti Responsiveness (chatbot dan layanan pelanggan yang tidak solutif) 32,20%, kemudian Technology System (terkait error login, bug, tracking berbasis webview, dan gangguan live chat) 20,33%, serta Handling (pelanggaran SOP penanganan paket) 0,86%. Masalah paling krusial terletak pada stagnasi aliran barang (bottleneck) di titik transit dan kegagalan fungsi komunikasi layanan pelanggan (chatbots). Penelitian ini menyimpulkan bahwa tantangan operasional perusahaan bersifat multidimensi, sehingga manajemen direkomendasikan untuk melakukan audit kapasitas distribusi, revitalisasi stabilitas aplikasi mobile, serta humanisasi layanan pelanggan guna memulihkan kepercayaan konsumen.
Ecobrick Sebagai Media Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Generasi Muda di Sekolah Menengah Atas Kota Manado Yosia Nico Wijaya; Runtuwene, Maria; Dariwu, Claudia Talita; Tulis, Daniel Harvey; Sigar, Brenda Risita; Adnyana, Ni Wayan Christy Rilliane Nucivera; Holiyono , Angelina; Paath , Charlita Valentine; Rumampuk, Natalie Gwyneth
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Menengah Atas (SMA) memiliki peran strategis dalam membentuk agen perubahan lingkungan, namun seringkali terkendala oleh kesenjangan antara kesadaran teoritis dan aksi nyata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat karakter peduli lingkungan dan meningkatkan kompetensi teknis pengelolaan sampah plastik melalui teknologi Ecobrick pada siswa SMA Negeri 7 Manado. Mitra sasaran adalah 25 siswa anggota komunitas Green Community yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) yang terdiri dari tiga tahapan: (1) Sosialisasi dan asesmen awal; (2) Pelatihan teknis pembuatan Ecobrick sesuai standar global; dan (3) Pendampingan produksi serta evaluasi mutu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa meskipun kesadaran dasar siswa terhadap bahaya sampah sudah mencapai 100% sejak awal, intervensi pelatihan berhasil meningkatkan pemahaman teknis pembuatan Ecobrick secara signifikan dari 20% menjadi 57%. Selain itu, siswa berhasil memproduksi Ecobrick berkualitas standar yang siap dirangkai menjadi furnitur sekolah. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan teknis intensif efektif menjembatani kesenjangan pengetahuan-aksi (knowledge-action gap) dan mentransformasi siswa menjadi produsen solusi lingkungan yang mandiri.