Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Literature Review: Kesempatan Kerja yang Setara, Aksi Afirmatif, dan Keberagaman Tenaga Kerja Hukama, Eef Elza Kamaliy Zainul; Riskiyah, Khofifah Mamluatur; Aulia, Helmi Buyung
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4486

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian literature review yang bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif penerapan prinsip kesempatan kerja yang setara dan kebijakan aksi afirmatif serta implikasinya terhadap keberagaman tenaga kerja dalam organisasi modern, khususnya di konteks Indonesia. Kajian ini menyintesis temuan empiris dan konseptual dari sepuluh artikel ilmiah bereputasi yang diterbitkan dalam rentang waktu 2022 hingga 2025. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kesempatan kerja yang setara dan aksi afirmatif merupakan dua instrumen kebijakan yang saling melengkapi dalam menciptakan sistem rekrutmen yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. Aksi afirmatif yang dirancang secara berbasis data dan terintegrasi dengan prinsip meritokrasi terbukti mampu meningkatkan representasi kelompok marginal, termasuk perempuan, penyandang disabilitas, lulusan daerah tertinggal, dan kelompok minoritas etnis, tanpa menurunkan kualitas seleksi tenaga kerja. Di sisi lain, penerapan prinsip kesempatan kerja yang setara melalui standarisasi proses seleksi, transparansi kriteria, dan pelatihan kesadaran bias bagi pengelola SDM berkontribusi signifikan terhadap peningkatan keadilan prosedural dan kepercayaan kandidat terhadap sistem rekrutmen. Literatur juga menegaskan bahwa keberagaman tenaga kerja yang dihasilkan dari sistem yang adil tidak hanya berdampak pada citra organisasi, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap peningkatan inovasi, kinerja tim, retensi karyawan, serta kemampuan organisasi dalam beradaptasi dengan dinamika pasar global. Namun demikian, efektivitas kebijakan tersebut sangat dipengaruhi oleh tingkat komitmen organisasi, dukungan pasca-rekrutmen, serta integrasi kebijakan afirmatif dengan strategi manajemen keberagaman yang holistik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan konseptual dan praktis bagi pengambil kebijakan dan praktisi sumber daya manusia dalam merancang sistem rekrutmen yang berkeadilan dan responsif terhadap tantangan ketenagakerjaan kontemporer.