Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode tikror dalam menghafal Al-Qur’an di Asrama Putri Pondok Pesantren Kanak-Kanak Darul Ishlah, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat keberhasilannya. Metode tikror merupakan pendekatan menghafal dengan cara pengulangan secara konsisten dan berkelanjutan untuk memperkuat daya ingat dan ketepatan bacaan hafalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengajar dan santri, serta analisis dokumentasi kegiatan tahfidz.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode tikror dilakukan melalui sistem pembagian target hafalan harian dan mingguan yang terstruktur. Setiap santri mengulang hafalannya secara bertahap dan melaksanakan muroja’ah bersama secara berkala guna menjaga kelancaran dan kestabilan hafalan. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan metode ini meliputi usia santri yang relatif muda sehingga daya ingat masih optimal, manajemen waktu yang teratur, lingkungan asrama yang kondusif dan religius, serta pendampingan aktif dari guru tahfidz. Sementara itu, kendala yang ditemukan meliputi menurunnya motivasi dalam proses hafalan, persepsi sulit terhadap ayat-ayat tertentu, kelelahan akibat aktivitas pendidikan formal, dan kurangnya variasi dalam metode belajar.Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa metode tikror memiliki efektivitas yang cukup tinggi dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an, asalkan disertai dengan motivasi internal, disiplin pribadi, serta dukungan lingkungan dan pembimbing yang berkesinambungan.