Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosiologi Agama dari Sudut Pandang Max Weber: Rasionalisasi, Etika, dan Solidaritas Sosial dalam Kehidupan Keagamaan Modern Dedu, Nindiyawati; Ismail, Mustafril; Singgima, Mildayanti; Jumadil, Tiara; Harold, Rudy
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4575

Abstract

Permasalahan tentang perubahan bentuk keberagamaan dalam masyarakat modern telah menjadi perdebatan berkelanjutan dalam kajian sosiologi agama, khususnya yang berkaitan dengan proses rasionalisasi, transformasi etika keagamaan, serta perubahan pola solidaritas sosial dan dalam kerangka tersebut, perspektif (Weber,1930) digunakan untuk menje1askan agama tidak hanya dipahami sebagai institusi yang mengalami kemunduran, tetapi juga sebagai fenomena sosial yang mengalami transformasi bentuk dan fungsi serta penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sosiologi agama dari sudut pandang Max Weber dengan membebankan pada konsep rasionalisasi, etika keagamaan, dan solidaritas sosial dalam kehidupan keagamaan modern serta metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (1ibrary research), dan data dikumpulkan melalui telaah kritis terhadap karya-karya klasik Max Weber serta literatur kontemporer yang relevan dan data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif, ana1its dan komparatif untuk mengkaji relevansi teori dalam menjelaskan realitas keagamaan modern, termasuk fenomena agama digital dan masyarakat postsekuler dan hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalisasi tidak secara langsung menghilangkan peran agama, melainkan mendorong terjadinya pergeseran orientasi etika serta pembentukan pola solidaritas sosial keagamaan yang baru dan teori Max Weber dinilai tetap relevan dalam memahami dinamika dan kompleksitas kehidupan keagamaan dalam masyarakat modern dan global.Yang terus berkembang seiring globalisasi,modernisasi,dan kemajuan teknologi komunikasi konteporer digital.