Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Faktor Risiko Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Tandengan Kecamatan Eris Liogu, Tamariska; Berhimpong, Marnex W.; Pongoh, Lucyana L.; Manoppo, Jonesius E.; Salam, Ilham; Toar, Jilly
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4723

Abstract

Diabetes melitus tipe II merupakan penyakit tidak menular kronis yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi masalah kesehatan masyarakat, termasuk di tingkat pelayanan kesehatan primer. Puskesmas Tandengan Kecamatan Eris menunjukkan peningkatan jumlah penderita diabetes melitus tipe II dari tahun ke tahun, sehingga diperlukan kajian mengenai faktor risiko yang menyertainya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor risiko penderita diabetes melitus tipe II di Puskesmas Tandengan Kecamatan Eris pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis penderita diabetes melitus tipe II yang tercatat di Puskesmas Tandengan. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini berjumlah 102 penderita yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, pekerjaan, tekanan darah, riwayat keluarga, aktivitas fisik, obesitas, dan kebiasaan merokok. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan penyajian dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita berada pada kelompok usia 56–65 tahun, berjenis kelamin perempuan, serta bekerja sebagai ibu rumah tangga. Mayoritas responden memiliki tekanan darah kategori hipertensi ringan, tingkat obesitas gemuk hingga sangat gemuk, dan aktivitas fisik yang bervariasi. Riwayat keluarga diabetes ditemukan pada sebagian responden, sementara kebiasaan merokok lebih dominan pada responden laki-laki. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor usia lanjut, obesitas, hipertensi, dan gaya hidup berperan penting sebagai faktor risiko diabetes melitus tipe II. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan program pencegahan dan pengendalian diabetes melitus di tingkat puskesmas.