Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pengawasan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Tanjung Balai Karimun terhadap Bongkar Muat Barang di Pelabuhan Syahfina, Wulan; Mardalena, Tri; Arianti, Nisa Desfi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4868

Abstract

Aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan domestik merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi logistik dan pertumbuhan ekonomi antardaerah. Namun demikian, pergerakan barang antarpulau juga berpotensi membawa risiko kesehatan masyarakat apabila tidak disertai dengan pengawasan kekarantinaan kesehatan yang memadai. Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Tanjung Balai Karimun memiliki peran strategis dalam melakukan pengawasan terhadap barang, alat angkut, dan lingkungan pelabuhan guna mencegah masuk dan keluarnya penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pengawasan bongkar muat barang yang dilaksanakan oleh BKK Kelas I Tanjung Balai Karimun, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta merumuskan upaya penguatan pengawasan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang diperoleh selama kegiatan Praktik Kerja Lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan bongkar muat barang telah dilaksanakan melalui pemeriksaan dokumen administrasi, pemeriksaan fisik terhadap barang tertentu yang berisiko, serta pemantauan sanitasi lingkungan pelabuhan. Meskipun demikian, efektivitas pengawasan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, tingginya intensitas aktivitas bongkar muat pada waktu tertentu, keterbatasan fasilitas pendukung, serta rendahnya pemahaman sebagian pelaku usaha terhadap pentingnya pengawasan kekarantinaan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi lintas instansi, peningkatan kapasitas dan jumlah petugas, penyediaan fasilitas pendukung yang memadai, serta peningkatan sosialisasi kepada pelaku usaha untuk meningkatkan efektivitas pengawasan bongkar muat barang di pelabuhan domestik.