Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Kombinasi Kompres Air Hangat dan Aromaterapi Lavender terhadap Penurunan Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III: quasi-experimental one-group pretest–posttest design Aga, Maria Sofia; Francis , Clara Yosefina; Samson , Kristoforus; Timbu , Yohana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5115

Abstract

Nyeri punggung merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami oleh ibu hamil trimester III. Kondisi ini terjadi akibat berbagai perubahan fisiologis selama kehamilan, seperti peningkatan berat badan, pergeseran pusat gravitasi tubuh, serta perubahan postur yang memberikan tekanan berlebih pada otot dan tulang belakang. Nyeri punggung yang tidak tertangani dengan baik dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan kualitas tidur, serta berdampak pada kualitas hidup ibu hamil. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang aman dan efektif untuk mengurangi keluhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi kompres air hangat dan aromaterapi lavender dalam menurunkan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri dari dua ibu hamil trimester III yang mengalami keluhan nyeri punggung. Intervensi diberikan selama tiga hari berturut-turut, berupa kompres air hangat pada area punggung bawah serta inhalasi aromaterapi lavender selama 10–15 menit pada setiap sesi. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) mengalami penurunan intensitas nyeri punggung. Rata-rata penurunan nyeri tercatat sebesar 40% pada hari pertama, meningkat menjadi 50% pada hari kedua, dan mencapai 80% pada hari ketiga. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi kompres air hangat dan aromaterapi lavender efektif dalam menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai terapi non-farmakologis yang aman, mudah diterapkan, serta bermanfaat dalam asuhan keperawatan maternitas.
Gambaran Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Penyakit Menular Seksual pada Remaja di Asrama Don Bosco Maumere: A Deskriptif Kuantitatif Kuwa, Maria Kornelia Ringgi; Gaharpung , Mediatrix Santi; Samson , Kristoforus; Lomu, Maria Clemensia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5116

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial, sehinggam remaja rentan terhadap perilaku beresiko, termasuk masalah kesehatan reproduksi dan penyakit menular seksual (PMS).Pengetahuan yang kurang memadai sering kali membuat remaja salah dalam mengambil keputusan terkait kesehatan reproduksinya. Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui gambaran edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan penyakit menular seksual pada remaja di Asrama Don Bosco Maumere. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 50 responden remaja asrama. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner pre dan post edukasi, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan. Hasil Penelitian : Penelitian ini menunjukan bahwa sebelum diberikan edukasi, sebanyak 33 responden (66%) memiliki pengetahuan baik, 15 responden (30%) cukup, dan 2 responden (4%) kurang. Setelah diberikan edukasi, seluruh responden (100%) memiliki pengetahuan pada kategori baik. Peningkatan ini membuktikan bahwa edukasi yang diberikan secara sistematis dan dengan metode yang sesuai mampu meningkatkan pemahaman remaja mengeni sistem reproduksi dan pencegahan penyakit menular seksual. Kesimpulan : Edukasi kesehatan reproduksi dan PMS terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja di Asrama Don Bosco Maumere. Disarankan agar pihak asrama dan tenaga kesehatan dapat melakukan program edukasi secara berkelanjutan untuk membekali remaja dengan pengetahuan yang tepat sebagai upaya pencegahan perilaku beresiko.