Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Tren Thrifting terhadap Minat Beli Konsumen pada Brand Lokal Solo Raya Azzuhdiyah, Syahidah Ulya’; Fitria, Levina; Ghozali, Ahmad Zaki; Sholikah, Indah; Hendriansyah, Hendriansyah; Fahotni, Khoirul Ikhwan Nur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5117

Abstract

Perkembangan industri fashion yang pesat dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup serta meningkatnya kesadaran konsumen, terutama melalui tren thrifting dan dukungan terhadap brand lokal. Thrifting tidak hanya dipandang sebagai alternatif konsumsi yang ekonomis, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan, khususnya di kalangan generasi muda. Di sisi lain, brand lokal terus mengalami perkembangan dengan menawarkan kualitas produk, identitas merek, dan nilai budaya yang mampu bersaing dengan produk impor. Kondisi ini menciptakan dinamika perilaku konsumen yang menarik untuk dikaji secara empiris, khususnya di wilayah Solo Raya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tren thrifting terhadap minat beli konsumen pada brand lokal di Solo Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 106 responden yang berusia minimal 17 tahun, berdomisili di Solo Raya, dan memiliki pengalaman berbelanja produk fashion dalam enam bulan terakhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana serta uji hipotesis setelah dilakukan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren thrifting memiliki hubungan positif terhadap minat beli konsumen pada brand lokal, namun pengaruh tersebut tidak signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa minat beli konsumen terhadap brand lokal lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain di luar tren thrifting, seperti kualitas produk, harga, kepercayaan terhadap merek, dan pengalaman konsumen. Oleh karena itu, pelaku brand lokal disarankan untuk memfokuskan strategi pemasaran pada faktor-faktor tersebut guna meningkatkan daya saing dan minat beli konsumen.
Analisis Pengaruh ERP Effectiveness Dan ERP Quality Terhadap Employee Performance Di Perusahaan Teknologi Pendidikan (Edutech) Nurhasanah, Anisa’; Larasati, Winda; Ghozali, Ahmad Zaki; Febiana, Diajeng Intan; Febriasa, Kenichi Rudyta Galang; Listyawati, Listyawati; Ariyadi, Muhammad Yusuf
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ERP Effectiveness dan ERP Quality terhadap Employee performance di Perusahaan Teknologi Pendidikan (Edutech) khususnya pada CV Edukarya Gemilang Jaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin berkembangnya penggunaan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) pada perusahaan skala kecil dan menengah sebagai upaya meningkatkan efisiensi kerja, integrasi proses bisnis, serta mendukung aktivitas operasional perusahaan. Namun, implementasi ERP tidak selalu langsung memberikan dampak positif terhadap kinerja karyawan karena keberhasilannya juga dipengaruhi oleh kualitas sistem dan kesiapan pengguna dalam memanfaatkan teknologi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan pengguna ERP di perusahaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ERP Quality memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Employee performance, sedangkan ERP Effectiveness  tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap Employee performance. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas sistem ERP yang dirasakan langsung oleh pengguna, seperti kemudahan penggunaan, kualitas informasi, dan kualitas layanan, lebih berperan dalam membantu karyawan meningkatkan kinerjanya dibanding efektivitas implementasi sistem secara umum. Selain itu, kondisi karyawan yang masih berada pada tahap awal adaptasi terhadap sistem ERP juga memengaruhi bagaimana manfaat sistem dirasakan dalam pekerjaan sehari-hari. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan dalam mengoptimalkan implementasi ERP serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya terkait penggunaan ERP pada perusahaan skala kecil dan menengah.