Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karolina Kavnet Daeli Faktor Terjadinya Underpricing Saham Ketika Perusahaan IPO Di Bursa Efek Indonesia daeli, Karolina kavnet; julaecha, hesty erviani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara menyeluruh pengaruh reputasi underwriter, tingkat likuiditas, proporsi penawaran saham kepada publik, serta ukuran perusahaan terhadap tingkat underpricing pada perusahaan manufaktur sektor konsumen non-siklik yang melaksanakan penawaran umum perdana (Initial Public Offering atau IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2023. Fenomena underpricing masih menjadi isu utama di pasar modal Indonesia karena mencerminkan selisih antara harga penawaran awal dan harga penutupan saham pada hari pertama perdagangan, yang menandakan adanya ketimpangan informasi antara emiten, investor, dan pihak penjamin emisi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari prospektus, laporan keuangan tahunan, serta data IPO yang dipublikasikan oleh BEI. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling terhadap 45 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan model regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 31. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa variabel likuiditas berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap underpricing, yang berarti semakin tinggi kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya, maka kecenderungan terjadinya underpricing semakin rendah. Sebaliknya, reputasi underwriter, persentase penawaran saham, dan ukuran perusahaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, keempat variabel independen terbukti berpengaruh terhadap underpricing, sehingga penelitian ini menegaskan bahwa kondisi keuangan yang stabil mampu mengurangi risiko underpricing dalam proses IPO di pasar modal Indonesia.