Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Teknologi Digital terhadap Literasi Bahasa Indonesia Ananda, Zein Rasyid Raditya; Buulolo, yatavianus; Nasution, Fadil Muhtadi; tampubolon, Rahman saputra; handayani, Dila
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5181

Abstract

dan komunikasi sosial, sehingga literasi tidak lagi terbatas pada kemampuan membaca dan menulis teks cetak, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, mengevaluasi, dan memproduksi teks digital secara kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh teknologi digital terhadap literasi bahasa Indonesia melalui pemetaan dampak positif, dampak negatif, dan tantangan literasi di era digital berdasarkan temuan penelitian terdahulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, dengan data yang bersumber dari artikel jurnal ilmiah nasional yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital berdampak positif terhadap peningkatan minat baca, keterampilan membaca dan menulis, serta penguatan literasi multimodal melalui pemanfaatan media dan platform digital dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Namun demikian, teknologi digital juga memunculkan dampak negatif berupa dominasi penggunaan bahasa informal, bahasa gaul, dan alih kode yang berlebihan dalam komunikasi digital, yang berpotensi melemahkan penguasaan kaidah bahasa Indonesia yang baku. Selain itu, literasi bahasa Indonesia di era digital menghadapi tantangan kompleks, termasuk rendahnya minat baca, maraknya penyebaran informasi hoaks, lemahnya etika komunikasi digital, serta ketimpangan akses teknologi. Oleh karena itu, penguatan literasi bahasa Indonesia di era digital perlu diarahkan pada strategi pendidikan dan kebijakan bahasa yang integratif, adaptif, dan berkelanjutan guna menyeimbangkan pemanfaatan teknologi dengan pemeliharaan kaidah bahasa Indonesia yang baku.