Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perkembangan Nilai-Nilai Karakter Pada Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bermain : Literatur Review Noviyani, Neneng; Aprilia, Alfira; Jalaludin, Jalaludin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5238

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan nilai-nilai karakter pada anak usia dini melalui kegiatan bermain menggunakan metode literature review. Pendidikan karakter pada masa usia dini menjadi fondasi dalam pembentukan kepribadian anak, dan kegiatan bermain terbukti sebagai medium yang efektif untuk internalisasi nilai-nilai karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review dengan menganalisis sepuluh publikasi ilmiah periode 2021-2025 yang diperoleh dari berbagai basis data akademik. Kriteria inklusi mencakup publikasi yang relevan dengan pendidikan karakter, anak usia dini, dan kegiatan bermain yang telah melalui proses peer review. Hasil penelitian mengidentifikasi empat kategori utama kegiatan bermain yaitu bermain peran, permainan tradisional, kegiatan outbound, dan permainan edukatif berbasis learning tools yang masing-masing memberikan kontribusi unik dalam pengembangan karakter. Nilai karakter yang dikembangkan mencakup dimensi sosial seperti gotong royong dan kerja sama, dimensi moral seperti kejujuran dan tanggung jawab, dimensi personal seperti disiplin, sportivitas, serta dimensi kognitif seperti kreativitas. Mekanisme pengembangan karakter beroperasi melalui pembiasaan, pembelajaran sosial, experiential learning, dan motivasi intrinsik. Efektivitas kegiatan bermain dipengaruhi oleh kompetensi pendidik, konsistensi implementasi, kualitas lingkungan, dan integrasi budaya lokal. Mekanisme internalisasi nilai beroperasi melalui transformasi kognitif-afektif, regulasi diri, scaffolding sosial, dan transfer pembelajaran ke konteks kehidupan nyata. Temuan menunjukkan bahwa bermain peran mengintegrasikan nilai karakter paling komprehensif, sementara permainan tradisional efektif melestarikan kearifan lokal. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka konseptual pengembangan karakter berbasis bermain yang kontekstual dengan budaya Indonesia dan karakteristik perkembangan anak usia dini. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya kolaborasi antara lembaga PAUD, keluarga, dan masyarakat untuk mengoptimalkan pengembangan karakter anak melalui kegiatan bermain yang terstruktur dan bermakna.