Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan dan daya saing organisasi di tengah dinamika dunia kerja yang semakin kompleks dan kompetitif. Organisasi dituntut untuk mampu mengelola sumber daya manusia secara efektif agar tujuan perusahaan dapat tercapai secara optimal. Berbagai faktor internal dan eksternal diketahui memengaruhi kinerja karyawan, di antaranya kedisiplinan kerja, tingkat stres kerja, dan kondisi lingkungan kerja. Kedisiplinan mencerminkan kepatuhan karyawan terhadap aturan dan tanggung jawab kerja, sementara stres kerja berkaitan dengan tekanan yang dialami karyawan dalam menjalankan tugas. Lingkungan kerja berperan penting dalam menciptakan suasana kerja yang nyaman dan mendukung produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedisiplinan kerja, stres kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik sampling tertentu. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kedisiplinan, maka kinerja karyawan akan semakin meningkat. Stres kerja terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sehingga tingkat stres yang tinggi dapat menurunkan produktivitas dan kualitas kerja. Sementara itu, lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, kedisiplinan kerja, stres kerja, dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi manajemen dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang berkelanjutan.