Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inklusi Keuangan Digital, Kesadaran Lingkungan pada Adopsi Motor Listrik di Sulawesi Utara Tulenan, Sophia; Gosal, Melisa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5751

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dorongan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan adopsi motor Listrik dalam mendukung pembangunan rendah karbon, namun adopsi sepeda motor listrik masih terbatas di luar kota besar. Di sisi lain, penggunaan layanan keuangan digital untuk memudahkan pembelian semakin berkembang pesat khususnya di kalangan anak muda. Studi ini bertujuan untuk meneliti bagaimana inklusi keuangan digital dan kesadaran lingkungan membentuk nilai yang dirasakan dan niat untuk mengadopsi sepeda motor listrik di kalangan mahasiswa di provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini dilakukan terhadap 350 mahasiswa di Sulawesi Utara dengan kriteria tertentu. Model pengukuran telah melewati uji validitas dan reliabilitas, lalu diolah menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling. Hasil uji menunjukkan bahwa Inklusi keuangan digital dan Kesadaran lingkungan sama-sama memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai yang dirasakan, dan bahwa nilai yang dirasakan sangat meningkatkan niat untuk mengadopsi sepeda motor listrik. Namun, pengaruh langsung Inklusi keuangan digital dan Kesadaran lingkungan terhadap Niat adopsi tidak signifikan secara statistik, menunjukkan pola mediasi secara tidak langsung yang bekerja melalui nilai yang dirasakan terhadap niat adopsi motor listrik. Temuan ini menjelaskan bahwa di kalangan mahasiswa yang memiliki Inklusi keuangan digital dan Kesadaran lingkungan, sepeda motor listrik menjadi pilihan ketika dianggap memberikan nilai bagi pengguna kendaraan motor listrik. Kesiapan keuangan digital dan tingkat kesadaran lingkungan saja belum cukup untuk mendorong niat mengadopsi motor listrik tanpa adanya persepsi nilai yang jelas dan meyakinkan di kalangan calon pengguna muda untuk di daerah Sulawesi Utara.
Dinamika NPL, Kebijakan Moneter, Dan Perhatian Digital Pariwisata Indonesia Era Pandemi Baroleh, Zefanya; Tulenan, Sophia
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 26 No 1 (2025): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.65732.26.1.2025

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika rasio kredit bermasalah (NPL) Indonesia dalam menghadapi perubahan kondisi makro dan ketidakpastian pada era pandemi, serta menilai apakah respons sektor riil dan jejak perhatian digital dapat memperkaya pembacaan transmisi guncangan. Data bulanan digunakan untuk periode Januari 2017 hingga Juni 2025. Hubungan jangka panjang rasio NPL dengan suku bunga kebijakan, inflasi, dan indeks harga komoditas diestimasi menggunakan ARDL-ECM dengan kontrol musiman dan dummy pandemi. Hasil menunjukkan adanya hubungan level yang kuat dan mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang; dalam jangka panjang, suku bunga kebijakan dan indeks harga komoditas berkorelasi negatif dengan rasio NPL, sedangkan inflasi berkorelasi positif. Untuk memperkuat konteks transmisi, perubahan tahunan tingkat hunian hotel diestimasi dengan regresi Newey-West dan memasukkan perubahan indeks harga komoditas, perubahan suku bunga, perubahan rasio NPL, perubahan tahunan indeks perhatian Google Trends, serta dummy pandemi. Indeks perhatian digital dan indeks harga komoditas berasosiasi signifikan dengan dinamika sektor riil, sementara pengaruh perubahan rasio NPL dan suku bunga tidak terlihat kuat pada spesifikasi ini. Temuan ini penting bagi manajemen risiko, investor, dan perumus kebijakan untuk memperkaya sistem pemantauan risiko kredit dengan membaca sinyal makro, sektor riil, dan informasi digital secara terpadu.