Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pendampingan Menyusui Pada Ibu Postpartum Terhadap Perlekatan Menyusui di RS Islam Jakarta Cempaka Putih Harniati, Annisa; Rochanah, Siti; Larasati, Lela
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5926

Abstract

Secara alamiah, setiap wanita yang telah melahirkan pasti akan memasuki masa menyusui. Meskipun demikian, tidak semua ibu dapat melakukannya dengan baik. Teknik dan perlekatan menyusui yang tidak sempurna seringkali menjadi masalah utama yang dapat menyebabkan nyeri, lecet, dan henti menyusui dini, yang pada akhirnya menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendampingan menyusui terhadap perlekatan menyusui pada ibu postpartum. Menggunakan rancangan kuantitatif pre eksperimental dengan pendekatan one group pre test – post test design, penelitian dilakukan di RS Islam Jakarta Cempaka Putih terhadap 30 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Pendampingan menyusui diberikan secara langsung untuk mengobservasi dan mengkoreksi teknik ibu, sementara perlekatan menyusui diukur menggunakan lembar observasi skala LATCH yang telah terstandarisasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan. Rata-rata skor perlekatan menyusui sebelum pendampingan adalah 5,33 dengan rentang 3-7 (kategorisasi cukup), yang kemudian meningkat tajam menjadi 8,40 dengan rentang 6-9 (kategorisasi baik) setelah intervensi. Berdasarkan uji statistik non-parametrik Wilcoxon, diperoleh hasil p-value = 0,000 (p < 0,005), yang mengonfirmasi adanya perbedaan bermakna secara statistik antara kondisi sebelum dan sesudah pendampingan. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa program pendampingan menyusui terstruktur memiliki pengaruh positif dan terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas perlekatan menyusui. Temuan ini mendukung pentingnya integrasi pendampingan menyusui sebagai standar layanan keperawatan maternitas di fasilitas kesehatan untuk mendukung keberhasilan menyusui dan kesehatan ibu-bayi.