Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan, Kompetensi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKPSDM) Kantor Wali Kota Depok Tsani, Nazla Dewinta; Haryoto, Cecep Yoto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Pelatihan, Kompetensi, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKPSDM) Kantor Wali Kota Depok. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi Pelatihan, Kompetensi, dan Disiplin Kerja, sedangkan variabel dependen adalah Kinerja Pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 70 responden yang merupakan pegawai BPKPSDM Kantor Wali Kota Depok. Data yang digunakan merupakan data primer, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Kompetensi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Selanjutnya, Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Secara simultan, Pelatihan, Kompetensi, dan Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kinerja pegawai di BPKPSDM Kantor Wali Kota Depok sangat dipengaruhi oleh efektivitas pelatihan, tingkat kompetensi pegawai, serta disiplin kerja yang diterapkan secara konsisten. Oleh karena itu, penguatan program pelatihan, pengembangan kompetensi, dan penegakan disiplin kerja perlu menjadi perhatian utama dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai secara berkelanjutan.