Pelatihan Keterampilan Seni Henna merupakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di Desa Lok Baintan Dalam, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan seni henna dan membuka wawasan tentang peluang ekonomi kreatif bagi generasi muda desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan pembelajaran langsung (learning by doing) yang mencakup lima tahapan: penyuluhan awal, pelatihan dasar, praktik mandiri, pendampingan lanjutan, dan evaluasi. Peserta pelatihan berjumlah 15 orang yang terdiri dari anak-anak dan remaja usia sekolah dasar. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan penyebaran angket dengan skala penilaian 1-5 yang mencakup lima aspek: kemudahan pemahaman materi, peningkatan keterampilan, kualitas fasilitator dan pendampingan, manfaat kegiatan, dan kepuasan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan respons sangat positif dengan rata-rata skor 4,56 dari skala 5,0 yang termasuk dalam kategori "Baik". Aspek manfaat kegiatan memperoleh skor tertinggi (4,67), diikuti peningkatan keterampilan (4,6), kepuasan peserta (4,53), materi mudah dipahami (4,53), dan fasilitator serta pendampingan (4,47). Pelatihan berhasil meningkatkan keterampilan teknis peserta dalam membuat motif henna, mengembangkan kreativitas, dan membuka pemahaman tentang potensi usaha kreatif berbasis seni henna. Kendala yang ditemukan berupa kesulitan awal dalam memegang cone henna dapat diatasi melalui bimbingan intensif dan latihan berulang. Program ini membuktikan bahwa pelatihan seni henna efektif sebagai media pengembangan keterampilan dan peluang wirausaha bagi generasi muda desa.