Penelitian ini menganalisis pengaruh kepribadian, gaya kepemimpinan, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai, dengan keterlibatan pegawai sebagai variabel intervening pada Subholding PT Pelindo Multi Terminal. Permasalahan utama adalah ketidaksesuaian antara potensi pegawai dan kinerja optimal, yang diduga dipengaruhi faktor internal seperti karakter individu, gaya kepemimpinan, dan budaya kerja, serta sejauh mana keterlibatan pegawai menjembatani pengaruh tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner pada pegawai terpilih secara purposive, dengan analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil menunjukkan kepribadian, gaya kepemimpinan, dan budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap keterlibatan pegawai, yang selanjutnya memediasi pengaruh ketiga variabel terhadap kinerja. Budaya organisasi berpengaruh positif terhadap keterlibatan (β=0,214; p=0,009) dan kinerja (β=0,235; p=0,002). Gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap keterlibatan (β=0,247; p=0,002) dan kinerja (β=0,345; p=0,001). Kepribadian berpengaruh positif terhadap keterlibatan (β=0,520; p=0,000) dan kinerja (β=0,565; p=0,000). Keterlibatan pegawai berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja (β=0,769; p=0,000). Mediasi keterlibatan pegawai signifikan pada hubungan budaya organisasi (p=0,011), gaya kepemimpinan (p=0,036), dan kepribadian (p=0,000) terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya memperkuat budaya organisasi, menerapkan gaya kepemimpinan partisipatif, dan mengembangkan kepribadian positif pegawai untuk meningkatkan keterlibatan dan kinerja.