This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penggerak
Panjaitan, Yunita Karolina
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENDEKATAN KONTEKSTUALISASI BUDAYA OLEH KYAI SADRACK DAN IMPLEMENTASINYA BAGI MASYARAKAT JAWA Manteus, Agus Joko; Panjaitan, Yunita Karolina; Sutomo, I Made
Jurnal Penggerak Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v7i2.137

Abstract

Penelitian ini mengkaji sejarah konteksualisasi budaya yang dilakukan oleh Kyai Sadrach di Jawa sebagai respons terhadap pengabaian budaya Jawa oleh misionaris kolonial Belanda dalam penyebaran Injil. Kyai Sadrach, yang diakui sebagai guru spiritual asli, berhasil menerapkan Kristen kontekstual di pedesaan Jawa antara tahun 1869 dan 1923, mendirikan 53 jemaat di komunitas yang mayoritas Muslim. Melalui analisis konten kualitatif terhadap sumber primer dan sekunder, penelitian ini mengidentifikasi delapan strategi kontekstualisasi yang diterapkan oleh Kyai Sadrach, termasuk evangelisasi pribadi, evangelisasi publik, debat ngelmu, menargetkan tokoh kunci, adaptasi budaya, mendirikan desa Kristen, pembebasan spiritual, dan pelayanan penyembuhan. Penelitian menemukan bahwa pendekatan Kyai Sadrach yang mempertahankan integritas kebenaran Injil sambil mengintegrasikan unsur-unsur budaya Jawa seperti bahasa, upacara tradisional, pakaian lokal, dan kerangka spiritual terbukti sangat efektif dalam konversi dan pembentukan komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontekstualisasi budaya yang selektif, yang dipandu oleh pencerahan teologis, memfasilitasi penerimaan Injil yang bermakna di kalangan komunitas abangan Jawa tanpa mengorbankan substansi Alkitab. Studi ini mendukung penerapan pendekatan pelayanan yang sensitif secara budaya dalam konteks Jawa kontemporer dan konteks Asia Tenggara serupa, dengan menekankan pentingnya menyeimbangkan akomodasi kontekstual dengan kesetiaan Injili.