Setyawan, Annisa Putri Amalia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Active Exercise dan Pumping Ankle Exercise untuk Mengurangi Nyeri dan Meningkatkan Fungsional pada Penderita Chronic Ulcers ec Morbus Hansen: Sebuah Studi Kasus Setyawan, Annisa Putri Amalia; Herawati, Isnaini; Wijayanti, Christina Wahyu
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Chronic ulcer merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas dengan prevelensi yang terus meningkat yang terjadi karena disfungsi vena, diabeteus mellitus, infeksi, neuropati parifer, tekanan dan aterosklerosis. Bakteri penyebab chronic ucler salah satunya adalah bakteri mycobacterium leprae. Bakteri ini biasanya muncul pada penderita morbus hansen (kusta). Morbus,hansen merupakani infeksii kronis yangi disebabkani olehi bakterii mycobacterium lepraei yang menyerang saraf tepi kemudian mengenai organ-organ tubuh lainnya, yang dapat mengakibatkan hilangnya sensibilitas serta susah melakukan aktivitas sehari-hari karena penurunan kekuatan otot serta penurunan kemampuan fungsional pada penderitanya.Case Presentation: sebuah case report yang dilakukan di RSUD Sumber Glagah Mojokerto dengan diagnose medis Chronic Ulcers ec Morbus Hansen pada seorang ibu yang berusia 59 tahun dengan keluhan luka di kedua kaki yang sudah 2 bulan belum sembuh, luka basah dan terasa nyeri serta melakukan aktivitas sehari-hari dengan bantuan kursi roda.Management and Outcome: Penatalaksanaan fisioterapi pada kasus ini adalah dengan Active Assisted exercise ROM dan Pumping ankle. Intervensi ini dilakukan untuki meningkatkani lingkupi gerak sendi, meningkatkani kekuatan ototi pada regio ankle, mencegah luka berlubang serta untuk meningkatan activity daily living pasien sehingga pasien mampu melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri. Active Assisted exercise ROM dan Pumping ankle dilakukan selama 3 hari dengan dosis 10 menit disetiap intervensinya. Evaluasi latihan dilakukan di setiap hasil latihan untuk mengetahui efektivitasnya. Evaluasi nyeri dengan NRS, LGS dengan goniometer, kekuatan otot dengan MMT dan Kemampuan fungsional dengan index bartelConclusion: setelah meakukan latihan Active Assisted exercise ROM dan Pumping ankle selama 3 hari, didapatkan bahwa nyeri mengalami penurunan akan tetapi Kemampuan fungsionalnya tidak mengalami peningkatan.