Introduction: Osteoartritis lutut adalah penyakit degeneratif yang memengaruhi sendi dan berkembang seiring waktu. Penyakit ini ditandai dengan kerusakan struktur tulang rawan, yang menyebabkan perubahan patologis. Gejala yang sering terjadi meliputi kekakuan di pagi hari dan suara "cracking", terkadang dikenal sebagai suara krepitus, saat menggerakkan lutut. Ketidaknyamanan lutut memengaruhi banyak elemen kualitas hidup karena mengurangi tugas fungsional seperti berjongkok, berdiri, berjalan jauh, dan naik turun tangga. Prevalensi penderita osteoartritis lutut sekitar 25% orang dewasa, dan dalam 20 tahun terakhir.Case Presentation: Penelitian ini dilakukan di RSUD Bagas Waras Klaten, dan partisipan penelitian yaitu Tn. S.B. berusia 59 tahun dan berdasarkan hasil pemeriksaan rontgen telah didiagnosis menderita osteoartritis lutut unilateral. Pasien datang dengan keluhan kaku dan nyeri pada lutut kanan. Keluhan ini membuat pasien kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Pergerakan dari duduk ke berdiri, berjalan jauh, dan gerakan sholat menjadi aktivitas utama yang terganggu. Selain itu pasien melaporkan saat melakukan gerakan lutut terdengar bunyi "krek" atau krepitus pada lutut kanan.Management and Outcome: Rehabilitasi berbasis Latihan dapat meningkatkan status fungsional, mengurangi tingkat dan intensitas nyeri, serta meningkatkan kualitas hidup yang merupakan manfaat manajemen fisioterapi untuk mengatasi masalah Osteoartritis.Conclusion: Pertemuan Fisioterapi pada pasien osteoartritis lutut dengan empat kunjungan menggunakan TENS, mobilisasi patela, dan latihan mengurangi rasa tidak nyaman, meningkatkan aktivitas fungsional, memperkuat otot, dan memperluas jangkauan gerak sendi.