Introduction: Diabetes Melitus (DM) merupakan kondisi kronis yang sering disertai komplikasi seperti neuropati perifer dan gangguan fungsi otot, yang secara signifikan memengaruhi kualitas hidup penderita. Neuromuscular taping (NMT) telah muncul sebagai pendekatan terapi non-invasif yang berpotensi bermanfaat dalam mengelola komplikasi terkait DM. Method: Tinjauan literatur dilakukan dengan menelusuri data menggunakan teknik Boolean (AND, OR) untuk mengidentifikasi studi yang membahas penggunaan NMT pada individu dengan DM. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Result: Sebanyak 22 artikel relevan diidentifikasi, dengan 8 di antaranya secara khusus membahas aplikasi NMT pada DM. Dari artikel tersebut, 5 merupakan randomize control trial terhadap efektivitas NMT. Hasil menunjukkan bahwa NMT dapat memberikan dampak positif terhadap Ankle Brakialis Indeks (ABI), sirkulasi darah perifer, dan parameter kesehatatan lainnya seperti penurunan nyeri, keseimbangan, dan propioseptif. Prinsip dan teknik aplikasi NMT juga diuraikan, memberikan landasan pemahaman terhadap potensi efek terapeutiknya. Discussion: Potensi mekanisme terapeutik NMT mencakup peningkatan umpan balik sensorik, aktivasi otot, serta perbaikan sirkulasi darah yang berdampak pada peningkatan keseimbangan dan propioseptif. Aspek keamanan dan kelayakan integrasi NMT dalam manajemen komprehensif DM juga menjadi fokus pembahasan, mengingat tantangan terkait kurangnya protokol standar dan variasi desain studi. Conclusion: Neuromuscular taping merupakan terapi non farmalogis yang menjanjikan dalam penanganan komplikasi DM. Tinjauan ini memberikan pemahaman menyeluruh terkait potensi manfaat NMT sekaligus menganalisis keterbatasan layanan kesehatan dalam implementasinya.