Pada jaman globalisasi, faktor persaingan telah mencakup disemua lini dan sektor yang pada akhirnya dituntut suatu perubahan yang mendasar untuk meningkatkan kualitas, profesionalisme, kemandirian, kerja, termasuk kinerja bidang dan sektor organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara. Pendidikan merupakan proses belajar untuk memperoleh pengetahuan dan pemahaman. Pelatihan untuk peningkatan kinerja pegawai yang diharapkan perlu adanya suatu peningkatan kemampuan, pengetahuan, kecerdasan dan kecakapan serta keterampilan pegawai. Prioritas segala kegiatan tersebut adalah berporos pada peningkatan kualitas sumber daya manusianya, termasuk penerapan manajemen sumber daya manusia yang tersistematis dan terstruktur dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Dengan demikian kemampuan serta tingkat produktivitas kerja yang tinggi adalah menjadi sasaran keberhasilan pengelolaan suatu organisasi. Pendidikan dan pelatihan berpengaruh terhadap kinerja pada kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Dapat disimpulkan bahwa Nilai korelasi berganda adalah 0.950 dimana hal ini berarti terdapat hubungan positif dan sangat kuat antara pendidikan (X1) dan pelatihan (X2) dengan peningkatan kinerja pegawai (Y) dan diperoleh nilai pada pengujian t 5 % n = 40 hasilnya adalah 1.645, dengan demikian maka t hitung (18,87) > t tabel (1.645) hal ini berarti bahwa terdapat hubungan yang significant antara pendidikan (X1) dan pelatihan (X2) dengan peningkatan kinerja Pegawai (Y).