Alwaladi, M. Robbi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Perkembangan Sosial Emosional Siswa Berkebutuhan Khusus di SKH SMANTHA Alwaladi, M. Robbi; Nadirah, Yahdinil Firda
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 7, No 2 (2025): AL-IRSYAD: JURNAL BIMBINGAN KONSELING ISLAM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/bki.v7i2.18111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam implementasi peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mendukung perkembangan sosial-emosional siswa berkebutuhan khusus di Sekolah Khusus (SKH) SAMANTHA. Siswa berkebutuhan khusus memiliki karakteristik yang sangat beragam, sehingga memerlukan layanan konseling yang tidak hanya terstruktur, tetapi juga fleksibel dan empatik sesuai kebutuhan individual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi seperti buku kejadian harian siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK berperan sebagai konselor, fasilitator, mediator, serta advokat yang mendampingi siswa dalam berbagai situasi sosial-emosional sehari-hari. Guru memberikan layanan konseling individual, bimbingan perilaku, serta pendampingan emosional yang dilakukan secara spontan berdasarkan kondisi yang muncul di kelas. Selain itu, guru BK juga berperan penting dalam menjembatani komunikasi antara sekolah dan orang tua melalui pencatatan rutin perkembangan siswa. Meskipun menghadapi keterbatasan sumber daya, guru BK tetap menunjukkan kreativitas dalam mengembangkan pendekatan yang adaptif. Secara keseluruhan, peran guru BK di SKH SAMANTHA terbukti berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan sosial, regulasi emosi, dan kemandirian siswa berkebutuhan khusus, meskipun dukungan kelembagaan yang lebih optimal masih sangat diperlukan.