Qistina, Khodijah Ratu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak Autisme Qistina, Khodijah Ratu; Nadirah, Yahdinil Firda
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 7, No 2 (2025): AL-IRSYAD: JURNAL BIMBINGAN KONSELING ISLAM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/bki.v7i2.18156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi peran orang tua dalam dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak autisme. Anak dengan autisme mengalami gangguan perkembangan neurologis yang memengaruhi kemampuan komunikasi, interaksi sosial, minat, dan perilaku. Mereka sering menunjukkan kesulitan mempertahankan kontak mata, sensitif terhadap rangsangan sensorik, mengalami hambatan berbicara, dan kesulitan memahami pesan verbal maupun nonverbal. Kondisi ini menyebabkan anak autisme menghadapi tantangan besar dalam menjalin hubungan dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar, baik dengan teman sebaya, guru, terapis, maupun keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak autisme melalui strategi, pendekatan, dan pola pengasuhan di lingkungan rumah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara langsung dengan informan yang telah memberikan persetujuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran sentral sebagai fasilitator, motivator, dan model dalam perkembangan sosial anak autisme. Melalui penerapan metode ABA (Applied Behavior Analysis) dan terapi bermain, orang tua dapat membantu anak meningkatkan kemampuan komunikasi, melatih interaksi timbal balik, dan mengembangkan keterampilan sosial dasar dalam rutinitas sehari-hari. Penelitian menyimpulkan bahwa keterlibatan aktif orang tua, kolaborasi dengan tenaga profesional seperti guru, psikolog, dan terapis, serta penerapan strategi yang konsisten dan terstruktur menjadi kunci keberhasilan dalam membantu anak autisme mengembangkan kemampuan interaksi sosial dan beradaptasi dalam masyarakat.