Mohammad Ja’far Firdaus
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Ekoteologi dalam Pendidikan Islam: Belajar Menjaga Alam sebagai Amanah Tuhan Vina Mafaza; Abdul Khobir; Farah Dilah Zahra; Mohammad Ja’far Firdaus
Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 4 (2025): Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/hikmah.v2i4.1498

Abstract

The global ecological crisis has shifted from being merely a technical issue to a moral-spiritual crisis rooted in an anthropocentric view. This study analyzes the role of eco-theology in Islamic education as the foundation for shaping environmental awareness from a divine perspective. Using qualitative methods with an in-depth literature review approach, this study examines the integration of the values of tawhid, khalifah, and amanah in the framework of the Islamic education curriculum. The findings reveal that Islamic eco-theology offers a transformative paradigm through theological reconstruction that positions nature conservation as a manifestation of worship and religious responsibility. Its implementation through innovative learning strategies such as project-based learning in the “Green Qur'anic School” model and contextual approaches has proven effective in shaping the ecological character of students. The implications of this research encourage the development of a holistic Islamic education model that systematically integrates ecological values through an integrated curriculum, practical habits, and character assessment, thereby producing a generation of Muslims who consistently practice environmental sustainability as a manifestation of divine trust in their daily lives.
PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM STRATEGI PEMBELAJARAN: PELUANG DAN TANTANGAN Lu'lu 'Aabidah; Neza Dwi Nasyfa; Mohammad Ja’far Firdaus; Muhammad Zufar Sabiq; Nurlaila Ana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.52116

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan yang signifikan di bidang pendidikan, khususnya terkait dengan metode pengajaran. Penggunaan AI memberikan banyak kemudahan dalam proses belajar, tetapi juga menghadirkan tantangan yang harus diperhatikan agar tetap mendukung tujuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan Kecerdasan Buatan dalam metode pembelajaran serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang muncul dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan meneliti berbagai jurnal, artikel akademis, buku, dan sumber relevan lainnya mengenai penerapan AI dalam dunia pendidikan. Data dianalisis dengan teknik analisis konten untuk mendapatkan pemahaman yang menyeluruh mengenai konsep, penggunaan, peluang, dan tantangan AI dalam proses belajar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui personalisasi materi, peningkatan partisipasi siswa, penyediaan umpan balik yang cepat, efisiensi dalam tugas administratif guru, serta peningkatan akses pendidikan. Meskipun demikian, penerapan AI juga dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti rendahnya pemahaman digital, ketergantungan siswa terhadap teknologi, penurunan integritas akademik, jurang akses teknologi, masalah etika dan privasi data, serta perubahan peran guru dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, pemanfaatan AI harus dilakukan dengan hati-hati melalui peningkatan kemampuan digital, pengawasan yang tepat, dan kolaborasi dari berbagai pihak agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.