Nafiyah, Salma Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Terapi Obat Antidiabetes Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Inap di RSD Gunung Jati Cirebon Lestari, Trisna; Kunaedi, Aan; Nafiyah, Salma Putri
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7, No 1 (2026): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v7i1.35294

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 di Jawa Barat mengalami peningkatan dari 20%  tahun 2020 menjadi 26,3% tahun 2022, dengan jumlah pasien di RSD Gunung Jati Cirebon mencapai 7.398 pasien. Biaya pengobatan menimbulkan beban signifikan bagi rumah sakit maupun pasien. Analisis efektivitas biaya diperlukan untuk menentukan terapi obat yang paling optimal dari segi manfaat dan pengeluaran. Penelitian bertujuan mengetahui rata-rata biaya terapi obat dan perbandingan efektivitas biaya terapi  antidiabetes oral, kombinasi dan insulin pada pasien DMT2, serta persentase efektivitas biaya obat antidiabetes tipe 2 di RSD Gunung Jati Cirebon. Penelitian ini bersifat observasional dengan metode retrospektif cross-sectional menggunakan data rekam medik, Sampel sebanyak 86 pasien dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Analisis efektivitas biaya dilakukan menggunakan parameter ACER dan ICER. Hasil menunjukan paling cost-effective pada Obat Diabetes Oral (ODO) metformin 500mg, glimiperide 2mg, acarbose 100mg sebesar Rp.1.822.898., kombinasi gliquidone 30mg, acarbose 100mg, sansulin rapid inj 100iu/ml sebasar Rp.2.930.568., insulin novopen needle 32G 4mm, sansuln rapid inj 100iu/ml, Levemir flexpen 100iu/ml sebesar Rp. 4.404.767. Biaya rata-rata tertinggi dan terendah pada ODO sebesar (Rp.6.775.537-Rp.1.822.898), kombinasi (Rp.7.332.286.-Rp.2.930.568), dan insulin (Rp.9.700.568.-Rp.4.404.767). Presentase efektivitas ODO 9,3%, efektivitas 75% acarbose dan gliquidone, kombinasi 15,1%, efektivitas 61% gliquidone, novorapid dan novopen, dan insulin 17,4%, efektivitas 60% novorapid dan novopen. Kesimpulan penelitian ini bahwa obat yang paling cost-effective pada ODO (metformin 500mg, glimiperide 2mg dan acarbose 100mg sebesar Rp. 1.822.898.,), kombiasi (gliquidone 30mg, acarbose 100mg dan sansulin rapid inj 100IU/ml sebesar Rp. 2.930.568.,) dan insulin (novopen needle 32G 4mm, sansulin rapid inj 100ui/ml dan levemir flexpen 100IU/ml sebesar Rp. 4.404.767).