This Author published in this journals
All Journal JURNAL HUTAN TROPIS
Febiyanti, Salma Fakhirah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Keanekaragaman dan Inventarisasi Jenis Burung di Kawasan Wisata Coban Talun, Kota Batu, Jawa Timur Febiyanti, Salma Fakhirah; Wati, Diana Rahma; Wibisana, Oki Rahmatirta; Firdausi, Nirmala Fitria
Jurnal Hutan Tropis Vol 13, No 4 (2025): Jurnal Hutan Tropis Volume 13 Nomer 4 Edisi Desember 2025
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v13i4.24105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan inventarisasi jenis burung di kawasan wisata Coban Talun, Kota Batu, Jawa Timur. Burung berperan penting dalam ekosistem sebagai penyebar biji, penyerbuk, dan pengendali serangga sehingga keberadaannya menjadi indikator kualitas lingkungan. Metode pengamatan yang digunakan adalah point count dan line transect pada dua stasiun, yaitu hutan pinus dan ladang terbuka, yang dilakukan pada pagi hari. Data yang dikumpulkan mencakup jenis, famili, nama lokal, serta jumlah individu burung yang teramati, kemudian dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 24 spesies burung dari 16 famili. Stasiun hutan pinus mencatat 16 spesies dari 13 famili dengan spesies dominan Cucak Kutilang (Pycnonotus aurigaster) dan nilai indeks keanekaragaman sebesar 2,40 (kategori sedang). Stasiun ladang mencatat 15 spesies dari 10 famili dengan spesies dominan Walet Linci (Collocalia linchi) dan nilai indeks keanekaragaman sebesar 2,37 (kategori sedang). Perbedaan komposisi spesies dan nilai indeks yang hampir sama menunjukkan bahwa kondisi vegetasi pada masing-masing habitat berpengaruh terhadap keberadaan burung, di mana hutan pinus dengan tegakan rapat memberikan keragaman yang lebih merata sedangkan ladang terbuka lebih dipengaruhi oleh dominansi spesies tertentu. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam upaya konservasi serta pengelolaan kawasan wisata Coban Talun secara berkelanjutan.