Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH BIMBINGAN PUBLIC SPEAKING SALES TERHADAP PENINGKATAN OMSET PENJUALAN MOTOR PADA PT. NUSANTARA SURYA SAKTI KUALA KAPUAS Munawarrah, Munawarrah; Hasyim, Wahid
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bimbingan public speaking terhadap peningkatan omset penjualan motor pada PT. Nusantara Surya Sakti Cabang Kuala Kapuas. Latar belakang penelitian didasarkan pada fakta bahwa keterampilan komunikasi persuasif, khususnya kemampuan berbicara dengan jelas dan meyakinkan, berperan penting dalam membangun kepercayaan konsumen dan mendorong keberhasilan transaksi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian mencakup seluruh tenaga penjual sebanyak 29 orang, dengan teknik pengambilan sampel jenuh sehingga semua anggota populasi dijadikan responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala Likert, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa bimbingan public speaking berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan omset penjualan, dengan nilai koefisien jalur 0,443, t-statistik 3,005 (>1,96), dan p-value 0,003 (<0,05). Nilai R² sebesar 0,196 mengindikasikan bahwa sebesar 19,6% variasi peningkatan omset dapat dijelaskan oleh bimbingan public speaking, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain seperti strategi pemasaran, daya beli konsumen, dan motivasi individu. Indikator paling dominan adalah kemampuan berbicara dengan intonasi jelas serta kemampuan meyakinkan konsumen untuk meningkatkan nilai transaksi (upselling). Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur komunikasi persuasif dan adaptive selling dengan menghadirkan bukti empiris bahwa public speaking dapat dijadikan salah satu dimensi strategis dalam peningkatan kinerja penjualan. Secara praktis, hasil penelitian merekomendasikan perusahaan untuk mengintegrasikan pelatihan public speaking sebagai bagian inti dari program pengembangan tenaga penjual, khususnya pada konteks pasar daerah dengan keterbatasan infrastruktur. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus khusus terhadap public speaking sebagai variabel yang memengaruhi omset penjualan serta konteks penelitian pada dealer otomotif lokal.
Evaluasi Potensi Tumbuh Benih 21 Varietas Padi melalui Analisis Principal Component Analysis (PCA) dan Korelasi Izhar, M.; Munawarrah, Munawarrah; Ma’arif, Samsul; Arinda, Dela
Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Vol. 6 No. 1 (2026): January (In Progress)
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/biocaster.v6i1.903

Abstract

Seed quality is a key factor in determining the success of germination and productivity of rice plants. This study aims to evaluate the seed growth potential of 21 rice varieties (Oryza sativa L.) consisting of local, national, and introduced varieties through correlation analysis and Principal Component Analysis (PCA). Four parameters observed include Maximum Growth Potential (PMP), Germination Power (DB), Plumule Length (PP), and Radicle Length (PR). The study was conducted at the Biology Laboratory, Satya Terra Bhinneka University, using a completely randomized design with three replications. The analysis results showed significant variations among varieties for all observed parameters. The PCA value showed that two principal components (PC1 and PC2) explained 78.1% of the total variability. The PTM and DB parameters had high negative loadings on PC1, indicating that this component represents seed viability, while PP and PR had positive loadings on PC2, which described the morphological vigor of the seedlings. The Sigupai, Tinggong, and Inpago 12 varieties were in the quadrant with negative PC1 and positive PC2 values, indicating a combination of high viability and strong seedling growth. Correlation analysis showed a very strong positive relationship between PTM and DB (r = 0.98; p < 0.001), while the correlation between physiological and morphological parameters was weak. Thus, PCA and correlation analysis proved effective in identifying superior rice varieties based on seed viability and vigor traits, potentially supporting variety selection in rice seed management and development.
PENGARUH BIMBINGAN PUBLIC SPEAKING SALES TERHADAP PENINGKATAN OMSET PENJUALAN MOTOR PADA PT. NUSANTARA SURYA SAKTI KUALA KAPUAS Munawarrah, Munawarrah; Hasyim, Wahid
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bimbingan public speaking terhadap peningkatan omset penjualan motor pada PT. Nusantara Surya Sakti Cabang Kuala Kapuas. Latar belakang penelitian didasarkan pada fakta bahwa keterampilan komunikasi persuasif, khususnya kemampuan berbicara dengan jelas dan meyakinkan, berperan penting dalam membangun kepercayaan konsumen dan mendorong keberhasilan transaksi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian mencakup seluruh tenaga penjual sebanyak 29 orang, dengan teknik pengambilan sampel jenuh sehingga semua anggota populasi dijadikan responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala Likert, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa bimbingan public speaking berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan omset penjualan, dengan nilai koefisien jalur 0,443, t-statistik 3,005 (>1,96), dan p-value 0,003 (<0,05). Nilai R² sebesar 0,196 mengindikasikan bahwa sebesar 19,6% variasi peningkatan omset dapat dijelaskan oleh bimbingan public speaking, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain seperti strategi pemasaran, daya beli konsumen, dan motivasi individu. Indikator paling dominan adalah kemampuan berbicara dengan intonasi jelas serta kemampuan meyakinkan konsumen untuk meningkatkan nilai transaksi (upselling). Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur komunikasi persuasif dan adaptive selling dengan menghadirkan bukti empiris bahwa public speaking dapat dijadikan salah satu dimensi strategis dalam peningkatan kinerja penjualan. Secara praktis, hasil penelitian merekomendasikan perusahaan untuk mengintegrasikan pelatihan public speaking sebagai bagian inti dari program pengembangan tenaga penjual, khususnya pada konteks pasar daerah dengan keterbatasan infrastruktur. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus khusus terhadap public speaking sebagai variabel yang memengaruhi omset penjualan serta konteks penelitian pada dealer otomotif lokal.