Imunisasi dasar pada bayi merupakan salah satu langkah penting dalam mencegah berbagai penyakit menular yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan anak. Namun, masih ditemukan bayi yang belum mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap, termasuk di Desa Keubon Baro, Kecamatan Simpang Keuramat, sehingga menunjukkan bahwa kelengkapan imunisasi tidak hanya dipengaruhi oleh tersedianya fasilitas kesehatan, tetapi juga oleh persepsi orang tua mengenai pentingnya imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi orang tua dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi usia sembilan hingga dua belas bulan di Desa Keubon Baro. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan tiga puluh orang tua yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang memuat pertanyaan terkait persepsi orang tua mengenai manfaat imunisasi, keyakinan terhadap keamanan imunisasi, serta pemahaman mengenai risiko yang mungkin timbul apabila imunisasi tidak diberikan. Data mengenai kelengkapan imunisasi bayi diperoleh melalui pencatatan berdasarkan buku kesehatan ibu dan anak. Analisis data menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara persepsi orang tua dan kelengkapan imunisasi dasar. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara persepsi orang tua dan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi, di mana orang tua yang memiliki persepsi positif lebih cenderung melengkapi imunisasi dibandingkan orang tua dengan persepsi kurang mendukung. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan edukasi kepada orang tua untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar di masyarakat.