This study aims to optimize management functions to improve the effectiveness of muhadhoroh activities at Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa. Management functions, including planning, organizing, implementing, and controlling, are crucial for supporting the success of dakwah and educational activities at the pesantren. Muhadhoroh, as a medium for developing public speaking and dakwah skills among santri, faces several challenges such as low participation, insufficient guidance from supervisors, and inconsistent scheduling. A qualitative case study approach using observation and in-depth interviews was employed to examine the implementation of muhadhoroh management. The results indicate that while management functions are being carried out, optimization is needed, especially in coordination, discipline, and systematic, structured periodic evaluations. Recommendations include strengthening scheduling regulations, clarifying roles and responsibilities, and establishing regular evaluation mechanisms to enhance the quality and sustainability of muhadhoroh activities. With improved management, these activities are expected to more effectively foster communication skills and the dakwah character of santri in a sustainable manner. The findings contribute significantly to the development of pesantren educational management aimed at strengthening educational quality and the social role of pesantren in the community. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan fungsi manajemen guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan muhadhoroh di Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa. Fungsi manajemen meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian yang sangat vital dalam mendukung keberhasilan kegiatan dakwah dan pembelajaran di pesantren. Muhadhoroh sebagai salah satu media pembinaan kemampuan berbicara dan dakwah bagi santri, menghadapi sejumlah tantangan seperti rendahnya partisipasi, kurang optimalnya pendampingan pengasuh, dan inkonsistensi jadwal kegiatan. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus menggunakan observasi dan wawancara mendalam diterapkan untuk mengkaji pelaksanaan manajemen muhadhoroh. Hasil menunjukkan bahwa fungsi manajemen sudah berjalan, namun perlu dilakukan optimalisasi terutama dalam hal koordinasi, disiplin, serta evaluasi berkala yang lebih sistematis dan terstruktur. Rekomendasi berupa penguatan regulasi jadwal, penegasan peran dan tanggung jawab, serta mekanisme evaluasi yang rutin diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keberlanjutan kegiatan muhadhoroh. Dengan pengelolaan manajemen yang lebih optimal, diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi komunikasi dan karakter dakwah santri secara lebih efektif dan berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan manajemen pendidikan pesantren yang bertujuan memperkuat mutu pendidikan dan peran sosial pesantren dalam masyarakat.