Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Pustaka: Analisis SDM Digital, Efektivitas Manajemen, dan Transformasi Digital dalam Sumber Daya Manusia Budi, Chinta Syafirna Ramadhani; Aprian, Michella Stevania Riahayu; Sukmawati, Sukmawati; Simanjuntak, Lidya Peace; Wardhana, Mada Aditia
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/zxw41h91

Abstract

Transformasi Digital Sumber Daya Manusia (DHRM) mengintegrasikan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan dan big data untuk meningkatkan efisiensi dan kelincahan organisasi, yang menuntut perubahan struktural seperti hierarki yang lebih datar. Di dalam kerangka DHRM, Digital HR Analytics (HRA) mengubah fungsi SDM menjadi mitra strategis berbasis data. Namun, implementasi HRA tingkat lanjut menghadapi tantangan seperti ambiguitas konseptual dan risiko etis, termasuk bias dan berkurangnya otonomi manusia. Keberhasilannya bergantung pada epistemic alignment—penyelarasan hasil analitis dengan persepsi pengambil keputusan—melalui praktik seperti boundary spanning dan komunikasi data yang jelas. Dengan demikian, DHRM adalah proses sosioteknis yang menggabungkan teknologi, perubahan struktural, dan pertimbangan manusia. Penelitian ke depan perlu berfokus pada mekanisme implementasi praktis dan penerapan dalam konteks yang spesifik.  
Kajian Literatur Preferensi Masyarakat Terhadap Aktivitas Kafe Berdasarkan Waktu Kunjungan (08.00–17.00 dan 18.00–22.00) Budi, Chinta Syafirna Ramadhani; Sukmawati; Nurhasanah, Qoonita; Simanjuntak, Lidya Peace
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak−Penelitian ini merupakan kajian literatur sistematis yang bertujuan untuk menganalisis perbedaan preferensi masyarakat dalam mengunjungi kafe berdasarkan segmentasi waktu kunjungan, yaitu siang hari (08.00–17.00) dan malam hari (18.00–22.00). Kajian dilakukan terhadap 21 artikel penelitian terkini (2020–2025) dari database terpilih seperti Taylor & Francis, DOAJ, dan Google Scholar. Temuan menunjukkan dikotomi preferensi yang signifikan antara kedua blok waktu. Pada siang hari, kafe berfungsi sebagai ruang produktif yang mendukung budaya Work from Cafe (WFC) dan aktivitas belajar. Prioritas utama pengunjung adalah fasilitas teknis (Wi-Fi stabil, stop kontak, meja luas) dan suasana tenang yang mendukung konsentrasi, yang diperkuat oleh fenomena ritual “Kopag” (kopi pagi) sebagai “tombol mulai” hari. Sebaliknya, pada malam hari, orientasi bergeser menjadi ruang sosial dan rekreasi. Aktivitas “nongkrong” dan interaksi sosial menjadi dominan, dengan elemen estetika “instagramable”, hiburan live music, serta preferensi area outdoor menjadi penentu kenyamanan utama. Analisis komparatif juga mengungkap peran diferensial faktor spesifik seperti atmosfer, fasilitas teknis, dan estetika dalam memengaruhi minat kunjung dan kenyamanan pada masing-masing waktu. Kajian ini mengisi celah literatur dengan memisahkan preferensi berdasarkan waktu serta memberikan implikasi praktis bagi pengelola kafe untuk mengoptimalkan layanan dan fasilitas secara adaptif sesuai dinamika kebutuhan pengunjung siang dan malam.