Muasis, Ridha
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH REKRUTMEN, PELATIHAN, SELF-EFFICACY, DAN DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP MOTIVASI ATLET BINAAN PADA DINAS KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA KABUPATEN BINTAN Muasis, Ridha; Susanti, Ervin Nora; Hamta, Firdaus
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 14 No. 04 (2025): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v14i04.52028

Abstract

Penelitian menganalisa pengaruh rekrutmen, pelatihan, self-efficacy, dan dukungan organisasi terhadap motivasi atlet binaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bintan, dengan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian 166 atlet, menggunakan rumus Slovin tingkat eror 5%, sampel menjadi 117 atlet yang ditentukan dengan teknik proportional stratified random. Pengumpulan data dengan kuesioner skala Likert, analisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS. Hasil penelitian secara simultan, rekrutmen, pelatihan, self-efficacy, dan dukungan organisasi berpengaruh signifikan terhadap motivasi atlet. Secara parsial, keempat variabel tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan, dengan self-efficacy menjadi variabel paling dominan dalam membentuk motivasi atlet. Koefisien determinasi menunjukkan 71,5% variasi motivasi atlet dijelaskan oleh variabel rekrutmen, pelatihan, self-efficacy, dan dukungan organisasi, selebihnya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menggaris bawahi, peningkatan motivasi dan prestasi atlet secara berkelanjutan, diperlukan penguatan integritas proses rekrutmen, perbaikan kurikulum peletihan berbasis sport science yang sesuai kebutuhan cabang olah raga, serta peningkatan dukungan organisasi, dan peningkatan konsistensi dukungan organisasi dengan fasilitas, insentif dan pendampinagan pelatihan yang lebih stabil.