Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Usia, Tingkat Pendidikan Ibu, dan Pengetahuan Ibu dengan Balita Wasting Akbar, Aysha Ayunda; Dinar Putri Rahmawati
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v6i1.9816

Abstract

Wasting in toddlers remains a major public health problem in Indonesia and reflects a condition of acute malnutrition that occurs over a relatively short period. Wasting can negatively affect child growth and development, weaken the immune system, cause delays in cognitive and motor development, and increase the risk of morbidity and mortality in children. Various maternal factors are believed to influence the nutritional status of toddlers, including maternal age, education level, and knowledge related to nutrition and childcare. This study aimed to determine the relationship between maternal age, maternal education level, and maternal knowledge with the incidence of wasting among toddlers in the working area of the Gempol Community Health Center, Cirebon Regency. This study employed an observational analytic design with a cross-sectional approach. The study population consisted of mothers with toddlers, and data were collected through interviews and anthropometric measurements. Data analysis was conducted using Spearman and Pearson correlation tests. The results showed that maternal education level was significantly associated with wasting in toddlers (p = 0.03). Meanwhile, maternal age (p = 0.12) and maternal knowledge (p = 0.90) were not significantly associated with wasting. These findings indicate that maternal education plays an important role in preventing wasting in toddlers. Therefore, strengthening maternal education and nutrition-related information is essential to reduce the prevalence of wasting.
Edukasi Gizi dan Daya Terima SpinChick Tofu Tinggi Protein untuk Pencegahan Stunting Lestari, Risca Tri; Fadillah, Syahla Anggita; Akbar, Aysha Ayunda; Rahmawati, Dinar Putri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i5.64429

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, yang berkaitan dengan rendahnya asupan gizi sejak masa kehamilan hingga awal kehidupan. Salah satu alternatif strategis dalam pemecahan masalah stunting yaitu melalui edukasi dan pendampingan gizi dalam pengolahan PMT tinggi protein seperti SpinChick Tofu (Spinach Chicken Tofu) yaitu naget berbahan dasar bayam, ayam dan tahu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam pengolahan PMT yaitu SpinChick Tofu sebagai upaya pencegahan stunting. Penelitian dilaksanakan di Posyandu RW 02 Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon, pada tanggal 25 Juni 2025, dengan melibatkan 17 responden. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan gizi, demonstrasi pembuatan PMT, pengukuran pengetahuan menggunakan pre-test dan post-test, serta uji daya terima produk menggunakan skala hedonik. Desain penelitian ini menggunakan kuasi-eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata skor pengetahuan setelah edukasi gizi, meskipun perbedaannya tidak signifikan secara statistik (p > 0,05). Uji daya terima menunjukkan bahwa produk SpinChick Tofu memiliki tingkat penerimaan yang baik pada aspek warna, aroma, dan rasa, sedangkan aspek tekstur masih memerlukan pengembangan lebih lanjut. Secara keseluruhan, SpinChick Tofu berpotensi sebagai alternatif PMT berbasis pangan lokal yang dapat mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat masyarakat.