Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Family Empowerment Model Based On Socio-Cultural Wisdom For Stunting Prevention In North Gorontalo Regency Nasaru, Jumriyanti; Azam, Mahalul; Woro Kh, Oktavia; Yuniastuti, Ari
International Journal of Health Literacy and Science Vol. 3 No. 2 (2025): International Journal of Health Literacy and Science
Publisher : Health Science UDINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60074/ihelis.v3i2.86

Abstract

Stunting prevalence affects 149.2 million children worldwide, compromising cognitive development and economic productivity. North Gorontalo Regency experienced an increase in prevalence from 23.6% to 30.5% between 2022 and 2023, highlighting the limitations of conventional interventions. This quasi-experimental study evaluated culturally integrated health promotion models through family empowerment among 384 households with children aged 0-59 months in North Gorontalo Regency. The study employed intervention groups (n=192) and control groups (n=192) using statistical and thematic analytical approaches. Interventions integrated Nola Pender's Health Promotion Model with indigenous Gorontalo socio-cultural wisdom through two-month participatory education programs and enhanced interpersonal communication strategies. Findings revealed substantial behavioral transformations: family knowledge scores improved by 34.2% (p<0.001), positive attitudes toward traditional feeding practices increased by 28.7% (p<0.01), and optimal childcare practice adoption rose by 42.1% (p<0.001) compared to control groups. The culturally adapted model effectively leveraged indigenous childcare wisdom and community social frameworks, achieving sustainable behavioral changes that integrate traditional practices with evidence-based stunting prevention approaches, thereby enhancing program acceptance and effectiveness.
Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Meningkatkan Pengetahuan Gizi Seimbang bagi Balita dan Ibu Hamil di Wilayah Pesisir Desa Dudepo Kec. Anggrek Nasaru, Jumriyanti; Nasaru, Popi Vitaloka Oktaviani
Health Promotion and Community Engagement Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Health Promotion and Community Engagement Journal
Publisher : Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70041/hpcej.v4i1.137

Abstract

Wilayah pesisir Kecamatan Anggrek, Desa Dudepo masih menghadapi tantangan kesehatan. Prevalensi stunting dan anemia pada ibu hamil masih belum sesuai harapan. Kondisi ini diperburuk oleh akses terbatas pada layanan kesehatan berkualitas. Penelitian bertujuan menganalisis efektivitas program pemberdayaan kader Posyandu yang disesuaikan dengan konteks lokal. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, data dikumpulkan dari 35 literatur ilmiah terkini (2020-2025). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas kader (53,3%) memiliki pengetahuan gizi seimbang yang kurang. Model pemberdayaan yang dikembangkan secara partisipatif mencakup empat komponen: peningkatan pengetahuan, penguatan keterampilan, pendampingan berkala, dan forum berbagi pengalaman. Implementasi program selama enam bulan menghasilkan peningkatan signifikan pada pengetahuan kader (dari 54,7% menjadi 78,3%) dan kualitas edukasi gizi yang diberikan, serta perubahan positif pada perilaku konsumsi masyarakat. Kesimpulannya, pemberdayaan kader Posyandu berbasis konteks lokal efektif meningkatkan kapasitas kader dalam menyebarkan pengetahuan gizi seimbang. Disarankan untuk mengembangkan sistem dukungan berkelanjutan dan mengatasi hambatan infrastruktur untuk memperkuat dampak program pemberdayaan kader di wilayah pesisir.