Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN MODEL ARIMA DAN ANALISIS TREN DALAM PERAMALAN PRODUKSI GULA DI INDONESIA MENUJU SWASEMBADA GULA 2028 Irawan, Sintya Riagusty Dzakiyyah; Raihan, Muhammad; Pebriantini, Ni Ketut; Agustina, Neli
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Seiring meningkatnya jumlah penduduk kebutuhan bahan pokok seperti gula turut meningkat. Namun, konsumsi gula yang lebih tinggi dibandingkan produksi nasional menciptakan ketidakseimbangan antara produksi dan konsumsi gula. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah menargetkan swasembada gula pada tahun 2028. Penelitian ini bertujuan meramalkan data produksi apakah target tersebut dapat tercapai dengan membandingkan metode peramalan stokastik model ARIMA dan metode deterministik menggunakan analisis tren. Data yang digunakan mencakup 58 periode dari tahun 1967 hingga 2024, bersumber dari Statistik Perkebunan Kementerian Pertanian. Hasil analisis menunjukkan bahwa model terbaik dari ARIMA adalah ARIMA(9,1,9), sedangkan analisis tren menunjukkan bahwa model tren kuadratik adalah model terbaik berdasarkan nilai R-squared dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Berdasarkan hasil peramalan menunjukkan bahwa produksi gula pada tahun 2028, baik dengan ARIMA(9,1,9) maupun tren kuadratik menunjukkan masih berada di bawah proyeksi kebutuhan konsumsi gula nasional sebesar 3,075 ton. Hal ini mengindikasikan bahwa swasembada gula pada tahun 2028 belum dapat terwujud.