Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH JUS BUAH BIT TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI KELURAHAN DESA PALASARI Ariani, Septy; Bela Magfiroh; Kusumastuti, Nurry
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v9i2.7229

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan yang signifikan, terutama di Indonesia mecapai 37,1%, dengan prevalensi tinggi di wilayah pedesaan yaitu 37,8%. Anemia jika tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi serius bagi ibu dan janin. Buah bit mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin C yang berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin secara alami. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah bit terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Lokasi pemberian jus buah bit ini di kelurahan desa palasari, dan pemberian dilakukan pada tanggal 09 Juli sampai 13 Juli 2025. Pemberian jus buah bit menggunakan sampel 32 ibu hamil dengan menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 16 responden. Kelompok intervensi diberikan jus buah bit 200 ml/hari selama 5 hari, sementara kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Dari hasil Terdapat peningkatan kadar hemoglobin rata-rata pada kelompok intervensi dari 10,66 g/dL menjadi 11,21 g/dL, sementara pada kelompok kontrol hanya meningkat dari 10,71 g/dL menjadi 10,76 g/dL. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,000). Diharapkan Pemberian jus buah bit secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia ringan.Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan yang signifikan, terutama di Indonesia mecapai 37,1%, dengan prevalensi tinggi di wilayah pedesaan yaitu 37,8%. Anemia jika tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi serius bagi ibu dan janin. Buah bit mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin C yang berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin secara alami. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah bit terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Lokasi pemberian jus buah bit ini di kelurahan desa palasari, dan pemberian dilakukan pada tanggal 09 Juli sampai 13 Juli 2025. Pemberian jus buah bit menggunakan sampel 32 ibu hamil dengan menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 16 responden. Kelompok intervensi diberikan jus buah bit 200 ml/hari selama 5 hari, sementara kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Dari hasil Terdapat peningkatan kadar hemoglobin rata-rata pada kelompok intervensi dari 10,66 g/dL menjadi 11,21 g/dL, sementara pada kelompok kontrol hanya meningkat dari 10,71 g/dL menjadi 10,76 g/dL. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,000). Diharapkan Pemberian jus buah bit secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia ringan.
Penerapan Model Empowering Housewive Melalui Inovasi Olahan Herbal: Daun Saga Sebagai Alternatif Obat Batuk Alami Untuk Anak di Kelurahan Margasari Kusumastuti, Nurry; Lastri Mei Winarni; M. Martono Diel
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.195

Abstract

Masyarakat di Kelurahan Margasari, Kota Tangerang memiliki tingkat urbanisasi tinggi dan terdapat Kelompok Wanita Tani (KWT). Analisis situasi menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat mengenai penggunaan obat herbal yang aman dan efektif, keterbatasan pengetahuan, serta keterampilan KWT dalam pengolahan tanaman herbal, ketergantungan ekonomi pada pendapatan suami, dan minimnya legalitas, serta dukungan pemerintah bagi produk herbal berbasis rumah tangga. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas dan kemandirian KWT melalui pelatihan teknis pengolahan daun saga menjadi produk herbal alternatif obat batuk alami untuk anak, sekaligus membangun jiwa teknopreneur ibu rumah tangga. Metode pelaksanaannya, meliputi mengadakan workshop bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) mengenai teknis pembuatan sirup daun saga dan teknopreneur untuk keberlanjutan program, menyediakan alat-alat teknologi tepat guna (TTG) untuk produksi ekstrak daun saga, pendampingan pembuatan merk dagang dan kemasan, hingga perijinan PIRT, pengujian laboratorium untuk memastikan standar mutu dan keamanan produk, serta mendorong KWT dalam pemasaran e-commerce (shopee, tokopedia, dan tiktok). Hasil awal menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah, serta mengemas produk herbal yang higienis dan bernilai jual. Kegiatan ini berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga dan memperluas pemanfaatan lahan pekarangan. Kesimpulan pengabdian ini memanfaatkan produk herbal daun saga melalui penerapan model pemberdayaan berbasis inovasi herbal yang mampu menjadi solusi peningkatan kesehatan keluarga sekaligus ekonomi rumah tangga secara berkelanjutan.