Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Psikoterapi Islam Dalam Bimbingan Konseling Pendekatan Holistik Untuk Kesejahteraan Mental Dan Spiritual: Systematic Literature Review (SLR) Syah, Sulaiman; Halimah, Halimah; Aulia, Jumratul; Ariani, Diva Eka; Maurida, Siti
Syams Vol 6 No 1 (2025): Syams: Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Faculty Ushuluddin, Adab, and Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/69bpjx37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi kolaborasi antara guru Bimbingan dan Konseling (BK) dengan orang tua dalam rangka mendukung perkembangan siswa secara optimal. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menganalisis 18 studi primer yang relevan, dipublikasikan antara tahun 2018 hingga 2023, untuk mengidentifikasi praktik terbaik, tantangan, serta implikasi kolaborasi tersebut. Data diperoleh melalui basis data seperti Scopus, Web of Science, ERIC, dan Google Scholar dengan kata kunci terkait kolaborasi antara guru BK dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harmonisasi hubungan antara guru BK dan orang tua dapat meningkatkan efektivitas layanan bimbingan konseling di sekolah. Strategi yang berhasil mencakup komunikasi terbuka, pertemuan berkala, kelas parenting, dan program home visit. Dukungan manajemen sekolah, terutama peran kepala sekolah, menjadi faktor kunci keberhasilan kolaborasi ini. Namun, partisipasi orang tua yang rendah, persepsi keliru terhadap layanan BK, serta keterbatasan waktu menjadi hambatan utama. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan bersama untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi, serta studi lanjutan untuk memahami kebutuhan setiap pihak secara lebih mendalam. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga, menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, serta mendukung kesejahteraan akademik, emosional, dan sosial siswa. Dengan pendekatan kolaboratif yang sistematis, diharapkan peran guru BK dan orang tua dapat lebih efektif dalam membentuk potensi siswa.
KONSELING KELOMPOK SEBAGAI UPAYA PENATAAN JENJANG KARIR KEPADA SISWA KELAS 9 MTS Ariani, Diva Eka; Siti Najarinah; Dina Melinda; Arini Safitri; Desi Erawati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6570

Abstract

Latar belakang : Siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTS) sering mengalami kesulitan menentukan jalur karir mereka saat beralih ke jenjang pendidikan menengah atas. Tekanan teman sebaya, kurangnya pemahaman diri, dan kurangnya bimbingan karir yang bijak dan personal menyebabkan kebingungan ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah konseling karir kelompok yang didasarkan pada pendekatan humanistik Carl Rogers berhasil menyelesaikan masalah ini. Penelitian melibatkan empat siswa kelas IX, masing-masing dibagi menjadi dua kelompok kecil. Metode studi kasus yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Intervensi konseling dilakukan pada tanggal 1 dan 11 November 2025 dalam dua sesi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi sederhana. Kemudian, teknik deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling karir kelompok berbasis humanistik berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang diri mereka sendiri, mengurangi kebingungan karir mereka, dan meningkatkan kepercayaan mereka dalam proses pengambilan keputusan pendidikan. Keterbukaan, introspeksi, dan pemaknaan positif pengalaman pribadi didorong oleh interaksi dalam kelompok kecil. Kesimpulan: Metode ini terbukti berhasil digunakan di MTs. Itu juga membantu membangun layanan bimbingan yang lebih kontekstual, humanis, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Hasil ini mendorong konselor madrasah untuk memasukkan metode Rogers ke dalam program karir siswa pra-remaja.