Ansyori, Muhamad Isa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi ekoteologi dan feminisme: sebuah konstruksi filosofis berbasis nilai Al-qur'an untuk manajemen sosial-ekologis Ansyori, Muhamad Isa; Anwar, Khairil; Masuwd, Mowafg Abrahem
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1205500

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran ekoteologi sebagai landasan filosofis dalam memahami isu gender dan feminisme di era modern, serta membangun kerangka konseptual holistik yang mengintegrasikan nilai religius, etika ekologis, dan prinsip kesetaraan gender. Penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan prosedur terstruktur: identifikasi literatur melalui database nasional dan internasional, seleksi artikel berdasarkan relevansi, kualitas, dan kebaruan (2015–2025), serta analisis tematik untuk memetakan hubungan antara ekoteologi, ekofeminisme, dan manajemen sosial. Hasil kajian menunjukkan tiga dimensi integratif: etis-filosofis (tanggung jawab moral dan keadilan ekologis), sosial-manajerial (tata kelola inklusif dan partisipatif yang memperkuat peran perempuan), dan ekologis (pengelolaan sumber daya berkelanjutan dan proteksi kelompok rentan). Ketiga dimensi ini bersinergi untuk membentuk kerangka konseptual yang memungkinkan ekoteologi menjadi lensa simultan dalam menilai isu gender, pemberdayaan perempuan, dan keberlanjutan ekologis secara terpadu. Temuan penelitian memiliki implikasi praktis: kerangka ini dapat digunakan sebagai panduan pengembangan kebijakan pendidikan, manajemen organisasi, dan program konservasi lingkungan yang inklusif, responsif gender, dan berkelanjutan. Studi ini juga memberikan kontribusi teoretis dengan memperluas literatur ekoteologi dan ekofeminisme melalui integrasi perspektif manajerial dan aplikatif, sekaligus membuka ruang untuk penelitian empiris lanjutan.
RASIONALITAS BIROKRATIS DAN ETIKA EKOLOGIS DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM: STUDI DI MAN KOTAWARINGIN TIMUR Ansyori, Muhamad Isa; Erawati, Desi; Hilmy, Masdar
An-Nadzir : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 4 No. 01 (2026): Mei (Article In Press)
Publisher : MPI STAI Sangatta Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/annadzir.v4i01.949

Abstract

This article aims to analyze the dominance of bureaucratic rationality and examine the integration of ecological ethics in Islamic education management through a qualitative study at MAN Kotawaringin Timur. The approach employed is qualitative, utilizing a field study design that incorporates in-depth interviews, observations, and documentation of the school principal, teachers, educational staff, and students. Data analysis was conducted interactively through data reduction, presentation, and drawing of conclusions. The results of the study indicate that educational management practices remain dominated by bureaucratic rationality, which is oriented toward administrative compliance, performance indicators, and formal procedures. Decision-making patterns tend to be top-down and limit collegial participation. On the other hand, ecological ethical values from an Islamic perspective, such as the concepts of khalifah, amanah, and mizan, have begun to be internalized in madrasah cultural practices, yet they have not been systematically integrated into institutional policies and management. This article identifies a gap between bureaucratic rationality and ecological ethical values in Islamic education management. Therefore, this article proposes an ecological amanah-based model of Islamic education management that integrates administrative efficiency with ethical responsibility and environmental sustainability. This model is expected to serve as an alternative in developing a more reflective, participatory, and sustainability-oriented governance framework for Islamic education.