Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsep Ta’aruf Quraish Shihab dan Relevansinya bagi Hubungan Antar Umat Beragama di Indonesia Armayanto, Harda; Sahidin, Amir; Mukti, Pujangga Aji
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 5, No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v5i1.5752

Abstract

Hubungan  antar umat beragama di Indonesia tidak jarang diwarnai ketegangan, baik dalam bentuk diskriminasi, intoleransi, maupun konflik sosial. Salah satu penyebab utamanya adalah minimnya pemahaman terhadap konsep ta’aruf dalam Al-Qur’an, yang sering disalahartikan hanya sebatas urusan pernikahan. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Mishbah menekankan bahwa ta’aruf bukan sekadar perkenalan formal, melainkan proses membangun kedekatan, saling pengertian, serta kerja sama yang berlandaskan kesadaran akan kehendak Allah dalam menciptakan keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep ta’aruf Quraish Shihab dan relevansinya terhadap praktik hubungan umat beragama di Indonesia. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data diperoleh dari Tafsir al-Mishbah dan karya-karya Quraish Shihab lainnya, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, permasalahan utama hubungan antar umat beragama berakar pada kurangnya pemahaman akan konsep ta’aruf dalam Al-Qur’an. Kedua, Quraish Shihab mengartikan ta’aruf sebagai prinsip etika dan spiritual yang dapat diterapkan di berbagai agama, etnis, budaya, dan peradaban. Ketiga, relevansinya terhadap praktik hubungan umat beragama meliputi: dialog antaragama, pendidikan, dan interaksi sosial.