Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EKSPLORASI KONSEP SAINS DAN MATEMATIKA ANAK USIA DINI MELALUI PRAKTIKUM PERAWATAN PAKAIAN Dzulekha, Annisah Nurul; Bunga, Billa Putri; Inganah, Siti
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36356

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Terbatasnya integrasi konsep sains dan matematika dalam pendidikan anak usia dini masih menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui pendekatan kontekstual berbasis aktivitas sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman ilmiah, keterampilan logis, serta karakter anak melalui praktik perawatan pakaian sebagai media pembelajaran. Metode pelaksanaan dilakukan dengan praktikum berbasis pusat sains tematik yang mencakup empat tahap, yaitu merendam, mencuci, menjemur, dan melipat pakaian. Mitra kegiatan adalah TK Annisa Tarakan dengan sasaran 12 anak usia 5–6 tahun. Evaluasi dilaksanakan melalui observasi langsung, catatan anekdot, daftar periksa indikator perkembangan, serta dokumentasi foto. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada softskill anak, yaitu rasa ingin tahu ilmiah (83%), tanggung jawab (76%), dan refleksi emosional (71%). Selain itu, terdapat penguatan hardskill berupa pemahaman bahan pembersih, pengamatan perubahan fisik, serta penerapan konsep matematika dasar seperti pengukuran waktu, klasifikasi bentuk, dan simetri. Temuan ini menegaskan bahwa rutinitas harian dapat dimanfaatkan sebagai media edukatif yang bermakna, ekonomis, dan dapat direplikasi di lingkungan PAUD dengan keterbatasan sumber daya.Kata kunci: Pendidikan Anak Usia Dini; Pembelajaran Kontekstual; Sains; Matematika Dasar. ABSTRACTThe limited integration of science and mathematics concepts in early childhood education remains a challenge that requires contextual approaches based on daily activities. This community service program aimed to enhance children’s scientific understanding, logical skills, and character development through clothing care practices as a learning medium. The implementation method employed thematic science-center practicum activities consisting of four stages: soaking, washing, drying, and folding clothes. The partner institution was TK Annisa Tarakan, involving 12 children aged 5–6 years. Evaluation was conducted through direct observation, anecdotal records, developmental checklists, and photo documentation. The results indicated significant improvement in children’s soft skills, including scientific curiosity (83%), responsibility (76%), and emotional reflection (71%). In addition, the program strengthened hard skills such as understanding cleaning materials, observing physical changes, and applying basic mathematical concepts including time measurement, shape classification, and symmetry. These findings demonstrate that daily routines can serve as meaningful and economical educational media, which are replicable in early childhood education settings with limited resources.Keywords: Early Childhood Education; Contextual Learning, Science; Basic Mathematics.
Pembelajaran Seni Integratif Sebagai Sarana Pengembangan Kreativitas dan Ekspresi Anak Usia Dini Bunga, Billa Putri; Rahmawati, Yeni; Restian, Arina; Salsabila, Nanda
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 4 No 3 (2025): Jurnal J-SES Vol 4 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v4i3.29193

Abstract

Dalam praktik pendidikan anak usia dini, pembelajaran seni masih kerap diperlakukan sebagai aktivitas pelengkap sehingga kontribusinya terhadap pengembangan kreativitas dan ekspresi anak belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi ini berbanding terbalik dengan potensi pembelajaran seni integratif yang mampu mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan mengkaji kontribusi pembelajaran seni integratif dalam menumbuhkan kreativitas dan kemampuan ekspresif anak usia dini. Penelitian menggunakan metode kajian literatur dengan menelaah buku, artikel ilmiah, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan implementasi seni integratif pada pendidikan anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran seni integratif berdampak positif terhadap peningkatan kreativitas anak, kemampuan mengekspresikan emosi, keterampilan motorik halus, serta rasa percaya diri. Melalui penggabungan berbagai bentuk seni dalam kegiatan belajar, anak memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna dan kontekstual. Temuan ini mengindikasikan perlunya integrasi pembelajaran seni secara terencana dalam kurikulum PAUD, disertai dengan penguatan kompetensi pendidik dan penyediaan lingkungan belajar yang mendukung eksplorasi serta ekspresi kreatif anak.