Muhammad Ihsan Ath-Thariq
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Tingkat Setengah Pengangguran TPAK IPM Terhadap PDRB di Indonesia Tahun 2018-2023 Lidia Nuramalina; Siti Launa Zulfa; Muhammad Ihsan Ath-Thariq
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.830

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara hubungan antara pertumbuhan ekonomi daerah di Indonesia dengan tingkat setengah pengangguran (TSP), Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dalam konteks pembangunan ekonomi yang semakin kompleks, pemahaman tentang kualitas penyerapan tenaga kerja menjadi sangat krusial. Meskipun TPAK yang tinggi seharusnya mencerminkan peningkatan kapasitas tenaga kerja, serta IPM yang lebih tinggi menunjukkan lebih baiknya kualitas sumber daya manusia , kenyataannya fenomena underemployment menggambarkan bahwa banyak tenaga kerja yang tidak secara optimal dimanfaatkan. Penelitian ini menggunakan data panel lintas wilayah dari tahun 2018 hingga 2023 untuk memberikan bukti empiris terkait dinamika pasar tenaga kerja dan dampaknya terhadap pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Penelitian yang dilakukan memberikan hasil bahwa meskipun TPAK dan IPM berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi, pengaruhnya tidak signifikan secara langsung tanpa mempertimbangkan kualitas penyerapan tenaga kerja, seperti yang tercermin dalam tingginya tingkat underemployment. Penelitian ini menyarankan pentingnya kebijakan yang mengoptimalkan pemanfaatan tenaga kerja serta ditingkatkannya kualitas sumber daya manusia agar pertumbuhan ekonomi daerah dapat lebih berkelanjutan dan inklusif. Temuan ini membuka ruang bagi penelitian lebih lanjut dalam menganalisis hubungan antara variabel ketenagakerjaan dan pertumbuhan ekonomi dengan pendekatan yang lebih holistik.