Perkembangan marketplace digital mendorong perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran yang mampu memengaruhi perilaku konsumen secara cepat dan efektif. Salah satu perilaku yang banyak muncul dalam konteks belanja daring adalah impulsive buying atau pembelian tidak terencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Event Marketing dan Affiliate Promotion terhadap Impulsive Buying pada marketplace Shopee di wilayah Pulau Jawa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna Shopee di Pulau Jawa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dinyatakan valid dan reliabel, serta data memenuhi asumsi normalitas, tidak terjadi multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Secara parsial, Event Marketing dan Affiliate Promotion terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulsive Buying. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku pembelian impulsif konsumen. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian besar variasi impulsive buying dapat dijelaskan oleh Event Marketing dan Affiliate Promotion. Temuan ini memiliki implikasi manajerial yang penting, di mana pihak marketplace maupun penjual disarankan untuk mengoptimalkan penyelenggaraan event promosi berbasis waktu terbatas, seperti flash sale dan kampanye tematik, serta memperkuat strategi afiliasi melalui pemilihan afiliator yang kredibel dan relevan dengan segmen pasar. Dengan pengelolaan strategi pemasaran yang tepat, Shopee dapat meningkatkan efektivitas promosi sekaligus mendorong peningkatan transaksi melalui pembelian spontan konsumen.