Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Peran Masjid Jami’ Nu Darul Muqomah Kabupaten Lumajang Sebagai Pusat Ibadah, Pendidikan, Dan Sosial Masyarakat Rain, Isdianah Alda; Subahri, Bambang
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 13 No. 2 (2025): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (Oktober)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v13i2.1083

Abstract

Abstract Purpose – Masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan sosial masyarakat. Namun, dalam praktiknya, fungsi masjid sering kali belum dioptimalkan secara menyeluruh dan masih berfokus pada aktivitas ibadah ritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi fungsi Masjid Jami’ NU Darul Muqomah Kabupaten Lumajang sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan sosial, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Design/methodology/approach - Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengurus masjid dan jamaah, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Research limitations/implications – Pembahasan menegaskan bahwa optimalisasi fungsi masjid dipengaruhi oleh manajemen masjid, kualitas sumber daya manusia, dan partisipasi jamaah. Findings – Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Jami’ NU Darul Muqomah telah menjalankan fungsi ibadah secara konsisten, serta mengembangkan fungsi pendidikan melalui pengajian dan pembinaan keagamaan. Fungsi sosial masjid juga diwujudkan melalui kegiatan sosial dan pelayanan umat, meskipun pelaksanaannya belum sepenuhnya terintegrasi dan berkelanjutan. Originality/value – Simpulan penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan masjid yang terencana, partisipatif, dan integratif agar masjid mampu berperan secara optimal sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan sosial masyarakat.
Optimalisasi Peran Masjid Jami’ Nu Darul Muqomah Kabupaten Lumajang Sebagai Pusat Ibadah, Pendidikan, Dan Sosial Masyarakat Rain, Isdianah Alda; Subahri, Bambang
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 13 No. 2 (2025): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (Oktober)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v13i2.1083

Abstract

Abstract Purpose – Masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan sosial masyarakat. Namun, dalam praktiknya, fungsi masjid sering kali belum dioptimalkan secara menyeluruh dan masih berfokus pada aktivitas ibadah ritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi fungsi Masjid Jami’ NU Darul Muqomah Kabupaten Lumajang sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan sosial, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Design/methodology/approach - Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengurus masjid dan jamaah, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Research limitations/implications – Pembahasan menegaskan bahwa optimalisasi fungsi masjid dipengaruhi oleh manajemen masjid, kualitas sumber daya manusia, dan partisipasi jamaah. Findings – Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Jami’ NU Darul Muqomah telah menjalankan fungsi ibadah secara konsisten, serta mengembangkan fungsi pendidikan melalui pengajian dan pembinaan keagamaan. Fungsi sosial masjid juga diwujudkan melalui kegiatan sosial dan pelayanan umat, meskipun pelaksanaannya belum sepenuhnya terintegrasi dan berkelanjutan. Originality/value – Simpulan penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan masjid yang terencana, partisipatif, dan integratif agar masjid mampu berperan secara optimal sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan sosial masyarakat.