Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN KESEPIAN PADA DEWASA AWAL PENGGUNA MEDIA SOSIAL Muliani, Agnes; Hastuti, Rahmah
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i1.8337

Abstract

Loneliness is a subjective emotional experience commonly encountered during early adulthood, particularly amid the increasing use of social media as a means of social interaction. This study aims to describe the level of loneliness among early adult social media users. A quantitative approach with a descriptive cross-sectional design was employed. The participants consisted of 391 early adults aged 18–23 years who actively used social media for more than three hours per day, selected through purposive sampling. Data were collected online using the UCLA Loneliness Scale version 3, which has demonstrated good validity and reliability, and were analyzed descriptively. The results showed that the majority of participants experienced moderate loneliness (76.0%), followed by high loneliness (13.9%) and low loneliness (12.1%). Furthermore, no significant differences in loneliness levels were found based on gender, age, participant status, duration of social media use, or the type of social media platform used. These findings indicate that loneliness in early adulthood is a subjective psychological experience that is relatively evenly distributed among social media users, highlighting the importance of fulfilling emotional needs and the quality of social relationships during this developmental stage. ABSTRAK Kesepian merupakan pengalaman emosional subjektif yang umum dialami individu pada fase dewasa awal, khususnya di tengah meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kesepian pada individu dewasa awal pengguna media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif cross-sectional. Partisipan berjumlah 391 individu dewasa awal berusia 18–23 tahun yang aktif menggunakan media sosial lebih dari tiga jam per hari, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara daring dengan menggunakan UCLA Loneliness Scale versi 3 yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas partisipan berada pada kategori kesepian sedang (76,0%), diikuti kategori kesepian tinggi (13,9%) dan kesepian rendah (12,1%). Selain itu, tidak ditemukan perbedaan tingkat kesepian yang signifikan berdasarkan jenis kelamin, usia, status partisipan, durasi penggunaan, maupun platform media sosial yang digunakan. Temuan ini menunjukkan bahwa kesepian pada dewasa awal merupakan pengalaman psikologis yang bersifat subjektif dan relatif merata di kalangan pengguna media sosial, sehingga pemenuhan kualitas hubungan sosial tetap menjadi aspek penting dalam fase perkembangan ini.