Kemajuan karyawan dalam menjalankan tugasnya menentukan keberhasilan atau kegagalan perusahaan dalam mencapai tujuannya. Kualitas karyawan yang kurang terampil dapat disebabkan oleh gaya kepemimpinan yang kurang tepat serta rendahnya kesadaran akan pentingnya Pendidikan pelatihan oleh perusahaan. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Karawang pada sebuah perusahaan Garmen. Diketahui perusahaan ini mengalami penurunan kinerja karyawan dilihat dari penilaian KPI tahun 2023 yang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Gaya Kepemimpinan, Pendidikan Pelatihan berbasis TQM terhadap Kinerja Karyawan yang menurun pada perusahaan tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer kuesioner yang disebar kepada karyawan produksi. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode random sampling menghasilkan sampel sebanyak 50 responden. Pengujian menggunakan analisis Partial Least Square SEM (PLS- SEM) dengan smart PLS versi 4.0. Hasil uji path coefisien atas gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan memiliki P-value sebesar 0,002 dan variable Pendidikan Pelatihan berbasis TQM terhadap kinerja karyawan memiliki P-value sebesar 0,004. Nilai keduanya dibawah standar 0,005 yang menunjukan signifikannya pengaruh dari kedua variabel tersebut. Hasil uji path coefisien ini menunjukkan bahwa Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan pada kinerja karyawan dan Pendidikan Pelatihan berbasis TQM memliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan di perusahaan tersebut.