Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Citra Mandiri, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Permasalahan kinerja di KSP ini diindikasikan oleh penurunan signifikan jumlah anggota dan inkonsistensi kedisiplinan. Fenomena ini diduga berkaitan dengan masalah motivasi berdasarkan Teori Dua Faktor Herzberg (faktor intrinsik dan ekstrinsik). Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif asosiatif dengan teknik sensus melibatkan 24 karyawan sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Variabel motivasi kerja diukur dari faktor Motivator dan Higienis, sedangkan kinerja karyawan diukur dari Efektivitas & Efisiensi, Otoritas & Tanggung Jawab, Disiplin, dan Inisiatif. Mengingat data residual tidak berdistribusi normal, pengujian hubungan dilakukan menggunakan statistik nonparametrik Uji Koefisien Korelasi Kendall Tau. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa motivasi kerja berada pada kategori Cukup Baik, sementara kinerja karyawan berada pada kategori Baik. Namun, hasil uji Korelasi Kendall Tau menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja karyawan di KSP Citra Mandiri. Indikator yang paling rendah adalah kepuasan karyawan terkait gaji (Faktor Higienis) dan Kedisiplinan dalam kehadiran (Kinerja). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi kerja, khususnya yang berkaitan dengan gaji, belum menjadi faktor utama yang menentukan kinerja karyawan di KSP ini. KSP Citra Mandiri disarankan untuk mengevaluasi menyeluruh aspek sistem dan proses kerja, serta mengembangkan Key Performance Indicators (KPI) yang lebih spesifik, yang mungkin menjadi hambatan utama produktivitas